Bola.com, Jakarta – Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif pada FIFA Matchday periode Juni 2026. Kali ini skuad Garuda menang tipis 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9-6-2026).
Gol tunggal Ole Romeny pada menit ke-12 cukup bagi skuad John Herdman mengamankan kemenangan kedua secara beruntun, setelah pekan lalu berhasil menekuk Oman dengan skor meyakinkan 3-0.
Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai kemenangan atas Mozambik bukan hanya soal hasil akhir.
Menurutnya, Timnas Indonesia memperlihatkan kemampuan mengatasi lawan yang memiliki kekuatan fisik sangat baik.
“Sejak menit-menit awal, Indonesia menunjukkan rencana permainan yang jelas, melakukan pressing tinggi dengan cepat merebut kembali penguasaan bola dan mengeksekusi transisi ofensif yang cepat,” ujar Luciano kepada Bola.com, Rabu (10-6-2026).
“Mozambik terbukti sebagai tim yang sangat kuat secara fisik. Mencoba memaksakan permainan mereka melalui kontak fisik, adu kekuatan, dan umpan-umpan panjang sehingga menyulitkan Indonesia untuk membangun serangan di berbagai momen,” lanjutnya.
Timnas Argentina menjalani sesi latihan terakhir di Stadion Jordan-Hare, Auburn, Alabama, Amerika Serikat, Senin (8/6/2026), menjelang laga uji coba melawan Islandia yang akan berlangsung sehari kemudian.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Ole Romeny Tampil Gemilang
Selain memuji performa kolektif tim, Luciano memberikan apresiasi khusus kepada penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, yang menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
“Ole Romeny berperan penting dalam mencetak gol kemenangan dan aktif berpartisipasi dalam aksi ofensif tim. Pergerakannya yang cerdas di antara lini menciptakan kesulitan konstan bagi pertahanan lawan,” ulas Luciano.
Pemain berusia 25 tahun itu tidak hanya menyumbang gol, tetapi juga berkontribusi dalam membangun serangan melalui pergerakan tanpa bola yang efektif.
Kehadiran Romeny di lini depan memberikan dimensi berbeda bagi permainan Garuda, terutama dalam membuka ruang dan mengacaukan organisasi pertahanan Mozambik.
Legenda PSM Makassar tersebut menilai kemenangan ini layak didapatkan Timnas Indonesia berkat kualitas permainan yang diperlihatkan sepanjang pertandingan.
“Saya rasa, Timnas Indonesia pantas meraih kemenangan karena organisasi kolektif, disiplin taktis, dan efisiensi dalam menciptakan peluang,” ucap pelatih asal Brasil tersebut.
“Sementara Mozambik menunjukkan kualitas fisik dan daya saing, tetapi tim Indonesia lebih unggul dalam mengeksekusi rencana permainan dan tahu bagaimana mengelola keunggulan hingga peluit akhir.”
“Lebih dari sekadar kemenangan, Indonesia menunjukkan kematangan taktis dan kemampuan untuk bersaing melawan tim yang secara fisik sangat kuat, menunjukkan perubahan dan kepercayaan diri untuk tantangan selanjutnya,” imbuh mantan pemain PSM dan Persija Jakarta itu.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)