Jakarta (ANTARA) – Petinju Inggris Fabio Wardley mengaktifkan klausul duel ulang melawan juara kelas berat (di atas 90,7 kg) World Boxing Organization (WBO) Daniel Dubois dalam upayanya merebut kembali gelar tersebut.
“Semua pihak kini akan bekerja untuk mewujudkan pertandingan ulang dari kandidat pertarungan terbaik tahun ini yang dijadwalkan berlangsung pada akhir 2026,” kata pendiri promotor Queensberry Frank Warren, seperti dilaporkan Sky Sports, Senin.
Keputusan mengaktifkan klausul pertandingan ulang itu diambil Wardley tidak lama setelah kekalahan dramatis yang dialaminya dalam duel sesama petinju Inggris tersebut.
Baca juga: David Benavidez pastikan pembicaraan awal duel juara dengan tim Bivol
Baca juga: Berkalung sabuk juara WBA-WBO, Benavidez tantang Canelo dan Bivol
Langkah tersebut menunjukkan tekad besar Wardley untuk segera kembali ke atas ring dan menebus hasil yang mengecewakan pada pertarungan sebelumnya.
Wardley baru saja kehilangan sabuk juara dunia WBO setelah menjalani pertarungan sengit melawan Daniel Dubois, Sabtu (9/5) malam waktu setempat di Co-op Live Arena, Manchester. Kala itu, Wardley sebenarnya tampil menjanjikan pada awal pertandingan.
Dia bahkan berhasil menjatuhkan Dubois dua kali pada ronde-ronde awal dan sempat memberi tekanan besar kepada lawannya. Namun, seiring berjalannya pertarungan, Dubois mampu bangkit dan mengambil alih kendali laga.
Memasuki ronde-ronde akhir, pertarungan berlangsung semakin intens. Ketahanan fisik dan strategi Dubois perlahan mulai memberi perbedaan. Hingga akhirnya pada ronde ke-11, Wardley harus menerima kekalahan melalui technical knockout (TKO), sekaligus mengakhiri masa kepemilikannya atas sabuk juara kelas berat WBO.
Meski menelan kekalahan, penampilan Wardley tetap menuai banyak pujian dari berbagai kalangan. Pertarungan tersebut dinilai sebagai salah satu duel kelas berat paling menarik dalam beberapa tahun terakhir karena kedua petinju sama-sama tampil agresif dan saling melancarkan serangan sejak awal laga. Atmosfer pertandingan juga mendapat respons positif dari penggemar tinju yang menyaksikan duel tersebut.
Promotor Frank Warren mengonfirmasi bahwa klausul pertandingan ulang memang telah disiapkan sebelum duel pertama berlangsung. Ia bahkan tidak ragu menyebut duel Wardley melawan Dubois sebagai pertarungan kelas berat terbaik yang pernah ia promosikan sepanjang kariernya di dunia tinju.
Sementara itu, Wardley menegaskan dirinya siap kembali menghadirkan duel besar melawan Dubois. Petinju berusia 31 tahun tersebut mengaku kini semakin termotivasi untuk memperbaiki penampilannya dan menebus kekalahan yang dialaminya.
“Dunia tinju tahu seperti apa karakter saya, dan Sabtu malam membuktikannya tanpa sedikit pun keraguan,” kata Wardley.
Dia mengatakan laga tersebut merupakan pertarungan yang akan dikenang dalam waktu lama. Meski demikian, Wardley mengakui masih melakukan beberapa kesalahan yang berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan.
“Selamat untuk Daniel, tetapi saya akan datang mengejarmu dan merebut kembali sabuk saya,” tutur dia.
Baca juga: David Benavidez pukul KO Ramirez, rebut juara kelas penjelajah WBA-WBO
Baca juga: Baumgardner atasi Shin untuk pertahankan tiga sabuk juara dunia tinju
Penerjemah: Aloysius Lewokeda
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.