
BANDARAInternasional Soekarno-Hatta (Soetta) bersiap menyambut kepulangan puluhan ribu jemaah haji 2026 asal Indonesia. Sebanyak 34.853 peziarah dijadwalkan mendarat di bandara terbesar di Indonesia tersebut mulai 1 hingga 30 Juni 2026.
Manajer Umum Bandara Internasional Soekarno-HattaHeru Karyadi, menjelaskan bahwa fase kepulangan ini akan dimulai dengan kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama dari Jeddah melalui Terminal 2F.
“Fase kepulangan jamaah haji dimulai pada 1 Juni 2026 melalui Terminal 2F. Untuk hari pertama, akan diawali oleh dua debarkasi, yakni Pondok Gede dan Bekasi, dengan total 836 jemaah,” ujar Heru di Tangerang, Minggu (31/5/2026).
Rincian kedatangan perdana tersebut mencakup 391 jemaah haji asal Debarkasi Pondok Gede dan 445 jemaah asal Debarkasi Bekasi. Proses kepulangan ini akan dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
Distribusi 84 Kelompok Terbang
Secara keseluruhan, Bandara Soetta akan melayani kedatangan 84 kelompok terbang (kloter) selama satu bulan penuh. Berikut adalah rincian distribusi jemaah berdasarkan debarkasi:
- Debarkasi Bekasi: 12.092 jemaah
- Debarkasi Banten: 9.096 jemaah
- Debarkasi Pondok Gede: 8.701 jemaah
- Debarkasi Lampung: 4.964 jemaah
Kesiapan Fasilitas Terminal 2F
Pihak pengelola bandara telah memusatkan seluruh proses kedatangan jemaah di Terminal 2F. Berbagai fasilitas pendukung mulai dari area kedatangan, sistem penanganan bagasi (BHS), hingga fasilitas kesehatan telah dipastikan siap beroperasi secara optimal.
Heru menegaskan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terus diperkuat untuk menjamin kelancaran alur pergerakan jemaah dan kendaraan bus pengangkut menuju asrama debarkasi masing-masing.
Guna menjaga kelancaran operasional dan menghindari kepadatan di area bandara, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penjemputan langsung di terminal kedatangan. Seluruh jemaah akan diberangkatkan terlebih dahulu ke asrama debarkasi sebelum diperbolehkan pulang ke daerah asal.
“Kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan operasional haji. Kami memastikan seluruh aspek pelayanan siap agar proses kepulangan berlangsung aman, lancar, dan tertib hingga kloter terakhir tiba,” pungkas Heru. (Ant/H-3)