1. News
  2. Kombitainment
  3. Riyadh Fashion Week Soroti Saudi Sebagai Pusat Modest Wear

Riyadh Fashion Week Soroti Saudi Sebagai Pusat Modest Wear

riyadh-fashion-week-soroti-saudi-sebagai-pusat-modest-wear
Riyadh Fashion Week Soroti Saudi Sebagai Pusat Modest Wear

Jika berbicara tentang modest wear, mungkin kamu akan langsung berpikir tentang kaum Muslim dan gaya berpakaian yang cenderung membatasi. Namun kini, modest wear tidak lagi terbatas pada komunitas Muslim. Nyatanya, pada era yang semakin modern ini modest wear justru menjadi gaya berpakaian yang populer bahkan untuk orang Barat. Mereka banyak tertarik dengan gaun panjang, teknik layering, dan gaya minimalis yang rapi— yang mana gaya ini identik dengan modest wear.


(Riyadh Fashion Week Soroti Saudi Sebagai Pusat Modest Wear. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority)

Selain itu, ada pula abaya dan hijab yang paling identik dengan modest wear, selama ini keduanya dikenal sebagai simbol kesederhanaan dan nilai keimanan. Namun kini, simbol tersebut terlahir kembali sebagai pernyataan mode yang berani. Tak lagi terbatas pada hitam polos, abaya bisa tampil dalam palet warna chic, material yang mengalir lembut, serta potongan modern yang memberi karakter baru. Hijab pun berevolusi menjadi simbol kepercayaan diri dan individualitas— dirancang dari sutra, chiffon, hingga katun, dengan permainan motif dinamis dan nuansa warna yang elegan.

(Baca Juga: Catat! Ini 8 Tempat Wisata di Dubai yang Wajib Dikunjungi)

Tentunya, fenomena ini membuat konsep modest wear semakin mendapat perhatian di panggung internasional karena berarti ini bukan lagi soal menutup tubuh, melainkan tentang bagaimana gaya, kenyamanan, dan identitas bisa berjalan beriringan.

Riyadh Fashion Week 2025 menjadi bukti nyata dari hal ini. Pagelaran mode tersebut menampilkan para desainer Saudi generasi baru yang mampu mengubah lanskap mode regional dan mewarnai kanvas fesyen global dengan perspektif segar. Memadukan tradisi dan modernitas, para desainer ini menulis ulang aturan berbusana sekaligus menciptakan tren yang melampaui Timur Tengah. Keativitas para desainer Saudi generasi baru tak hanya mengubah lanskap mode regional, tetapi juga mewarnai kanvas fesyen global dengan perspektif segar.

(Riyadh Fashion Week Soroti Saudi Sebagai Pusat Modest Wear. Foto: Dok. Saudi Tourism Authority)

Riyadh Fashion Week 2025 digelar dengan runway terbuka seperti The Palm Grove, menampilkan debut kapsul Vivienne Westwood memadukan couture Inggris dengan bordir artisan Saudi, menciptakan gaun-gaun yang berbicara tentang warisan melalui benang emas dan jahitan halus, sekaligus memberi gambaran arah koleksi Spring/Summer 2026 rumah mode tersebut.

Di luar momen utama itu, dua desainer Saudi menonjol sebagai penggeraknya yaitu Razan Alazzouni dan HINDAMME. Razan Alazzouni menampilkan koleksi “Monotone” di Riyadh Fashion Week 2025 yang memadukan budaya Saudi dengan desain modern. Sementara itu, HINDAMME menghadirkan “Hejaz”, koleksi yang mengangkat warisan Saudi bagian barat dalam sentuhan kontemporer. Keduanya telah membawa karya mereka ke panggung internasional, termasuk London, Paris, dan New York Fashion Week. Ada pula talenta lokal seperti Tima Abid memikat lewat siluet bervolume dengan detail kristal dan bentuk skulptural yang mengaburkan batas antara tradisi dan elegansi modern. 

(Baca Juga: 5 Tips Liburan Ke Dubai Dengan Budget Terbatas)

Meriahnya Riyadh Fashion Week 2025, bersamaan dengan kehadiran para desainer lokalnya menjadi bukti sinergi antara akar budaya dan identitas individual yang mampu mengangkat fashion Saudi ke panggung global. Tren mode dari Saudi ini juga turut memberi napas baru bagi para wanita Indonesia utamanya generasi muda dalam berpakaian. 

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Riyadh Fashion Week Soroti Saudi Sebagai Pusat Modest Wear
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us