Kamis 23 Apr 2026, 01:33 WIB – 49 views

Kejuaraan La Liga Berakhir Dini dengan Hasil Aneh? – sumber: (footballespana)
Ligaolahraga.com –
Berita Liga Spanyol musim ini memang penuh dengan kejutan. Memasuki enam pekan terakhir, Atletico Madrid berada 22 poin di belakang dalam perburuan gelar, namun mereka mungkin menjadi yang paling puas di antara tiga raksasa Spanyol. Kesuksesan mereka di Copa del Rey dan Liga Champions membuat Los Colchoneros berada di jalur yang tepat, sementara dua rival utamanya masih berusaha bangkit setelah tersingkir dari kompetisi Eropa.
Persaingan gelar musim ini pada dasarnya hanya melibatkan dua tim besar, namun penuh dengan lika-liku. Kedatangan Xabi Alonso ke Real Madrid sebagai salah satu manajer muda paling berbakat di Eropa, menarik perhatian pasar taruhan Amerika. Alonso mengawali kariernya dengan baik bersama Los Blancos, memenangkan 15 dari 16 pertandingan pertamanya. Kemenangan mereka di El Clasico membuat Real Madrid unggul empat poin dari Barcelona pada bulan November.
Meski begitu, gaya permainan Alonso yang dianggap kurang memuaskan menjadi sorotan, dan ledakan emosi Vinicius Junior dalam pertandingan yang sama mungkin menjadi titik balik dalam perburuan gelar. Sebulan kemudian, Real Madrid tergeser oleh Barcelona di puncak klasemen setelah serangkaian hasil imbang dan kekalahan, dan ruang ganti tim tampaknya mulai bergejolak.
Barcelona juga tidak sepenuhnya meyakinkan. Cedera yang menimpa Raphinha dan Lamine Yamal serta kegagalan tim asuhan Hansi Flick dalam pertandingan-pertandingan besar menjadi tantangan tersendiri. Namun, performa positif Barcelona sepanjang Desember memuluskan jalan mereka meraih trofi Supercopa Spanyol, yang sekaligus menjadi akhir dari era Alonso di Real Madrid.
Alvaro Arbeloa kemudian mengambil alih, dan hasilnya di La Liga cukup menjanjikan di awal. Mereka berhasil mengejar Barcelona meski tanpa Raphinha dan kembali ke puncak klasemen. Sayangnya, seperti yang dialami Alonso, serangkaian kekalahan dari Getafe, Osasuna, dan RCD Mallorca, beberapa di antaranya terjadi pada menit-menit akhir, kembali mengguncang posisi mereka dalam perburuan gelar.
Barcelona telah menemukan konsistensi di La Liga, meskipun tidak mampu mencapai performa puncak seperti musim lalu, yang membuat mereka unggul sembilan poin dengan tujuh pertandingan tersisa. Musim depan, Hansi Flick tampaknya akan menghadapi manajer keempat Real Madrid, kecuali ada perubahan yang tak terduga.
Artikel Tag: barcelona, lionel messi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/kejuaraan-la-liga-berakhir-dini-dengan-hasil-aneh