Merauke (ANTARA) – Jakarta Electric PLN mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-2 (25-19, 22-25, 25-20, 16-25, 15-8) pada laga kedua perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu malam.
PLN membalas kekalahan dari Popsivo pada pertemuan pertama yang berakhir 3-0 (25-19, 25-20, 25-21).
Tim asuhan pelatih Chamnan Dokmai berinisiatif menekan Popsivo sejak set pertama. Setelah kedua tim bersaing ketat pada awal set, PLN membuat jarak dan mempertahankan keunggulan hingga memenangkan set pertama dengan 25-19.
Persaingan ketat berlanjut pada set kedua. Popsivo meningkatkan gempuran dengan mengandalkan Malwina Smarzek dan Yonkaira Pena,
Setelah kedua tim terlibat dalam pertukaran serangan yang sengit, Popsivo mendapat momentum dengan mencetak poin-poin krusial untuk balik merebut set kedua dengan 25-22.
PLN menunjukkan perlawanan lebih kuat pada set ketiga. Ersandrina Devega dan kawan-kawan berhasil memanfaatkan setiap peluang menjadi poin.
Baca juga: Pelatih Garuda sebut permainan terbuka kunci kemenangan atas Samator
Setelah unggul cukup jauh, para pemain PLN terus mematahkan upaya Popsivo untuk mengejar hingga kembali merebut set ketiga dengan 25-20.
Namun, dominasi PLN yang mengandalkan gempuran Neriman Ozsoy dan Celeste Plak tidak berlanjut pada set keempat saat Popsivo mengambil alih permainan untuk menutup set ini dengan 25-16 yang memaksa laga berlanjut ke set kelima.
Pada set penentuan, kedua tim kembali bersaing ketat sejak awal hingga PLN menjauh setelah mencetak poin beruntun.
Kemampuan para pemain asuhan pelatih Darko Dobriskov dalam bertahan dan menyerang yang melemah dimanfaatkan PLN untuk melenggang hingga mengakhiri set kelima dengan 15-8.
PLN ppun menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksa persaingan berlanjut ke laga ketiga karena menggunakan format best of three. Laga penentuan peringkat ketiga Proliga 2026 sektor putri dijadwalkan berlangsung esok Kamis pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Garuda balas Samator, perebutan peringkat tiga Proliga 2026 berlanjut
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.