Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melaporkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional dan pusat pelatihan tim nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.
“Hari ini kami melaporkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional & Pusat Pelatihan Tim Nasional kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, sebuah kawasan yang akan membina atlet sejak dini, agar mampu menjadi duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan Indonesia di kancah dunia,” kata Erick Thohir dalam unggahan di media sosial Instagram, dikutip di Jakarta, Rabu.
Kawasan tersebut dirancang sebagai pusat pembinaan yang menyiapkan atlet secara berkelanjutan. Proses pembinaan akan dimulai sejak usia muda hingga mencapai level tim nasional guna memperkuat daya saing olahraga Indonesia di tingkat internasional.
Selain membahas proyek infrastruktur, Menpora juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pejuang olahraga. Hal ini berkaitan dengan dukungan finansial yang telah dikucurkan pemerintah dalam bentuk bonus atas capaian medali di kompetisi olahraga tingkat regional.
Baca juga: Menpora jajaki kolaborasi akademi dan sport tourism dengan Qatar
Erick Thohir secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dari para atlet, pelatih, dan seluruh tim atas bonus yang telah diberikan atas capaian medali pada SEA Games 2025 dan ASEAN Para Games 2026.
Pemberian bonus tersebut juga disertai dengan program literasi finansial bagi para penerima. Langkah ini diambil agar para atlet dapat mengelola pendapatan mereka dengan baik sebagai tabungan masa depan.
“Hal ini merupakan bentuk perhatian nyata Bapak Presiden terhadap kesejahteraan atlet Indonesia,” kata Erick.
Dalam unggahan yang sama, Erick turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya atas dukungan yang konsisten dalam mendorong kemajuan olahraga Indonesia.
Baca juga: Kemendikbud-KONI jajagi kerjasama dirikan akademi olahraga nasional
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.