1. News
  2. Komunitas
  3. YOTNC16: How Creativity Creates Opportunities Across Industries, Kreativitas Membuka Peluang Tanpa Batas di Berbagai Industri

YOTNC16: How Creativity Creates Opportunities Across Industries, Kreativitas Membuka Peluang Tanpa Batas di Berbagai Industri

yotnc16:-how-creativity-creates-opportunities-across-industries,-kreativitas-membuka-peluang-tanpa-batas-di-berbagai-industri
YOTNC16: How Creativity Creates Opportunities Across Industries, Kreativitas Membuka Peluang Tanpa Batas di Berbagai Industri

Jakarta (04/7) – Young On Top National Conference YOTNC16 kembali menghadirkan ruang belajar bagi lebih dari 5.000 anak muda pada sesi inspiratif bertajuk “How Creativity Creates Opportunities Across Industries”. Dimoderatori oleh Joger, sesi ini menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang profesi yang berbeda, yakni dr. Gia Pratama, Kepala Instansi Gawat Darurat dan Cuci Darah sekaligus edukator kesehatan; Yunita Tjong, Managing Partner PT Jakarta International Management (JIM Models); serta Fernando Sindu, Chef Partner UNION Group dan Head Proprietary Cork & Screw, Bar Luca, dan Salira. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai bagaimana kreativitas dapat membuka peluang, membangun karier, dan menghadapi tantangan di bidang masing-masing.

Mengawali diskusi, dr. Gia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Lalu menurut Fernando, kemampuan beradaptasi, keberanian mengambil peluang, serta kesadaran untuk terus meningkatkan kompetensi menjadi bekal yang lebih penting dibanding sekadar menjadi yang paling pintar. Selain itu, Yunita menambahkan mengenali passion juga dinilai sebagai langkah awal agar seseorang dapat berkembang secara maksimal dan memiliki arah yang jelas dalam membangun karier.

Pembahasan kemudian berlanjut pada cara menentukan karier yang layak diperjuangkan. Yunita Tjong menjelaskan bahwa memilih profesi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada hobi, melainkan pada sesuatu yang tetap ingin ditekuni meskipun dihadapkan pada tekanan dan berbagai tantangan. Sementara itu, Fernando Sindu menambahkan bahwa ketika sebuah minat berkembang menjadi sesuatu yang terus dipikirkan dan diperjuangkan secara konsisten, hal tersebut dapat menjadi tanda seseorang telah menemukan panggilan yang sesuai dengan dirinya.

Dalam membangun personal branding dan kredibilitas, dr. Gia Pratama menekankan pentingnya memiliki tujuan yang jelas serta menjaga konsistensi dalam setiap langkah yang dilakukan. Ia menjelaskan bahwa seluruh aktivitas profesional maupun konten yang dibuatnya selalu diarahkan pada visi yang sama, sehingga pesan yang disampaikan kepada masyarakat tetap selaras dan memiliki dampak jangka panjang. 

Visi bisnis hidup saya tidak berubah, yaitu mencegah satu juta orang Indonesia terkena serangan jantung dan stroke. Apapun yang saya tulis, apapun yang saya posting di media sosial, arahnya ke sana. Tidak mudah, tetapi konsisten saja,” ungkapnya.

Para narasumber juga sepakat bahwa kreativitas bukanlah kemampuan yang muncul secara instan, melainkan keterampilan yang harus terus diasah melalui proses belajar dan pengalaman. Kreativitas lahir dari keberanian melihat peluang di tengah keterbatasan, memahami kebutuhan pasar, serta konsisten menghasilkan ide-ide yang relevan. Dalam praktiknya, kreativitas juga harus didukung oleh fondasi pengetahuan dan pengalaman yang kuat agar dapat menghasilkan solusi maupun inovasi yang berkelanjutan.

Selain kreativitas, profesionalisme menjadi aspek yang turut disoroti dalam sesi ini. Yunita Tjong menilai bahwa banyak generasi muda saat ini terlalu berorientasi pada popularitas instan tanpa mempersiapkan kualitas diri. Ia mengingatkan bahwa disiplin, sikap profesional, dan konsistensi merupakan faktor yang menentukan keberlangsungan karier seseorang. Senada dengan itu, dr. Gia Pratama memperkenalkan konsep 3K, yaitu konsisten, kompetensi, dan karakter, sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik sejak usia muda. Menurutnya, karakter dibentuk melalui kebiasaan yang dilakukan secara berulang sehingga tidak dapat dibangun secara instan.

Menutup diskusi, Fernando Sindu mengingatkan bahwa setiap pencapaian membutuhkan proses yang tidak bisa dilewati. Ia menilai keberanian untuk memulai memang penting, tetapi harus diiringi dengan kesabaran, kemauan belajar, dan kesiapan untuk terus berkembang. Dalam menghadapi perubahan tren, khususnya di industri kuliner, ia juga menekankan pentingnya membaca kebutuhan pasar sekaligus berani mengangkat potensi dan kekayaan kuliner lokal sebagai sumber inovasi.

Melalui sesi “How Creativity Creates Opportunities Across Industries”, YOTNC16 kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang belajar bagi generasi muda Indonesia. Para peserta tidak hanya memperoleh wawasan dari pengalaman para narasumber, tetapi juga memahami bahwa kreativitas, konsistensi, kemauan belajar, serta keberanian menjalani proses merupakan fondasi penting untuk menciptakan peluang dan memberikan dampak positif di berbagai bidang industri.

====================================

Media Kontak

Muhammad Nazhif Ramadhan, Writer

[email protected]

Muhammad Lazuardi Naftali, Editor

[email protected] 

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
YOTNC16: How Creativity Creates Opportunities Across Industries, Kreativitas Membuka Peluang Tanpa Batas di Berbagai Industri
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us