Secara umum, dalam dua musim bersama Persik, performa Rifqi Ray bisa dinilai sangat menjanjikan sebagai pemain muda. Meskipun dia belum menjadi pilihan utama sejak era pelatih Marcelo Rospide, Ong Kim Swee, dan Marcos Reina.
Namun dia secara konsisten menunjukkan perkembangan signifikan. Dia telah merumput sebanyak 24 penampilan dan satu gol. Posisi natural Rifqi Ray sebagai gelandang serang. Namun Rifqi Ray sosok yang fleksibel bermain di banyak posisi.
Di putaran kedua lalu, Marcos Reina memberi peran baru kepada lajang berpostur 1,82 meter ini beroperasi di sektor bek kiri dan kanan pertahanan Macan Putih.
Peran dadakan ini dilakoni Rifqi Ray ketika bek kiri seperti Yoga Adiatama, Rendy Sanjaya, dan Rezaldi Hehanussa berhalangan tampil.
Begitu pula saat Kiko Carneiro, Henhen Herdiana, Novri Setiawan, serta Vava Mario Yagalo juga tak tersedia untuk mengawal sisi bek kanan.
Namun pemain yang juga anggota TNI AD aktif ini mampu menjawab kepercayaan yang diberikan Marcos Reina. Performa apik ini membuat pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri tertarik untuk membawa Rifqi Ray ke SEAG Thailand 2025.
“Assalamualaikum bismillah,” kutip Rifqi Ray usai resmi digaet Madura United.