1. News
  2. Bulutangkis
  3. Mutiara petik pelajaran berharga dari debut Super 500

Mutiara petik pelajaran berharga dari debut Super 500

mutiara-petik-pelajaran-berharga-dari-debut-super-500
Mutiara petik pelajaran berharga dari debut Super 500

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putri Indonesia Mutiara Ayu Puspitasari mendapat pelajaran berharga mengenai ketenangan dan kemampuan menghadapi tekanan pemain papan atas setelah langkahnya terhenti pada babak 16 besar Korea Open 2026 di Yeosu, Korea Selatan, Kamis.

Mutiara harus mengakui keunggulan unggulan keenam asal Taiwan Lin Hsiang Ti dengan skor 20-22, 21-19, 13-21 dalam penampilan perdananya pada turnamen BWF World Tour Super 500.

“Saya merasa di pertama kali menghadapi turnamen Super 500, saya bersyukur penampilan saya cukup baik,” kata Mutiara dalam keterangan resmi PBSI, Kamis.

Mutiara menilai penampilannya mengalami peningkatan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Namun, ia mengakui masih kesulitan menjaga ketenangan dan keyakinan ketika pertandingan memasuki poin-poin kritis.

Pada gim pertama, Mutiara sebenarnya memiliki peluang untuk merebut kemenangan sebelum kehilangan momentum pada pengujung gim.

Ia kemudian mampu memberikan perlawanan dan merebut gim kedua, tetapi gagal mempertahankan momentum ketika Lin meningkatkan tekanan pada gim penentuan.

“Gim pertama memang ada kesempatan tapi saya merasa kurang tenang dan kurang yakin menghadapi poin-poin kritis,” ujar Mutiara.

“Di gim kedua sudah cukup berjalan baik tapi di gim ketiganya, ketika poinnya ketat, lagi-lagi saya merasa pressure pemain yang lebih top level itu berbeda ya dari tekanan pukulan dan tekanan mainnya,” ujarnya menambahkan.

Meski gagal melangkah ke perempat final, Mutiara menilai pengalaman menghadapi pemain unggulan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas permainannya pada turnamen berikutnya.

Ia menyadari menghadapi pemain dengan level lebih tinggi bukan hanya membutuhkan kemampuan teknik, tetapi juga ketenangan serta kecepatan dalam menyesuaikan strategi di tengah pertandingan.

“Pelajaran yang bisa diambil, paling keliatan dari lawan Lin Hsiang Ti tadi bagaimana menghadapi top level, saya rasa ketenangan dan perubahan cara mainnya harus cepat diadaptasi lagi,” kata Mutiara.

Baca juga: Alwi akui fisik belum optimal usai tersingkir dari Korea Open 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Mutiara petik pelajaran berharga dari debut Super 500
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us