Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis Indonesia Apriyani Rahayu berpotensi absen hingga akhir musim 2026 akibat masalah pada lututnya yang membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu bulan.
Kepala pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Nova Widianto mengatakan jadwal turnamen yang berdekatan dengan masa pemulihan membuat peluang Apriyani kembali bertanding tahun ini semakin kecil.
“Apri sendiri kemarin ada sedikit kendala di dengkulnya, tapi cuma butuh istirahat. Mungkin untuk tahun ini dia batal semua karena satu bulan istirahatnya, sementara turnamen mepet,” kata Nova di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Kamis.
Apriyani mengalami masalah pada lutut saat berpasangan dengan Bagas Maulana pada babak 16 besar Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Kamis (22/10).
Ketika menghadapi pasangan Thailand Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammakit, Apriyani terpeleset saat berusaha menjangkau kok di depan net sehingga lututnya yang pernah menjalani operasi kembali terasa sakit.
Baca juga: Bagas/Apriyani ungkap tantangan jadi pasangan ganda baru
Insiden tersebut membuat Bagas/Apriyani mundur setelah kedua pasangan berbagi kemenangan dalam dua gim dengan skor 21-18, 17-21.
Nova menjelaskan masalah lutut Apriyani tidak tergolong serius. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii itu bahkan sudah mulai menjalani latihan teknik secara bertahap.
“Cederanya sih tidak terlalu parah, ini sudah mulai latihan, sudah mulai skill dikit-dikit,” ujar Nova.
Meski kondisi Apriyani membaik, tim pelatih tetap mempertimbangkan waktu pemulihan sebelum mengizinkannya kembali bertanding.
Apriyani sebelumnya direncanakan mengikuti sejumlah turnamen, termasuk Korea Open, Kaohsiung Masters di Taiwan pada 10–15 November, serta Syed Modi India International pada 24–29 November.
Baca juga: Dejan/Apriyani bawa modal juara ke Indonesia Masters 2026 di Pontianak
Namun, Nova belum dapat memastikan peluang Apriyani tampil pada turnamen di India karena kondisi lututnya belum sepenuhnya pulih.
Potensi absennya Apriyani juga memengaruhi program pertandingan yang telah disusun tim pelatih untuk meningkatkan peringkat dan menambah pengalaman bertanding di sektor ganda campuran.
Nova mengatakan tim pelatih semula menyiapkan lima turnamen bagi Apriyani pada sisa musim ini. Berkurangnya kesempatan bertanding membuat penyusunan program musim berikutnya menjadi lebih menantang.
Selain memantau pemulihan, Nova belum menentukan kelanjutan pasangan Apriyani, termasuk kemungkinan mempertahankan duetnya bersama Bagas.
Menurut dia, keputusan tersebut akan mempertimbangkan hasil pertandingan, perkembangan permainan, serta evaluasi bersama para pemain.
Baca juga: Apriyani ubah pola untuk adaptasi ganda campuran
Nova mengapresiasi semangat Apriyani yang dinilainya memiliki keinginan kuat untuk membuktikan kemampuan setelah beralih dari sektor ganda putri ke ganda campuran.
Ia berharap pemulihan Apriyani berjalan baik sehingga pemain tersebut dapat kembali mempersiapkan diri menghadapi persaingan musim 2027.
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.