1. News
  2. Adventure
  3. Tingkatkan Skill Kader, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta Adakan Pelatihan Mountaineering di Padvinder Training Camp 2

Tingkatkan Skill Kader, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta Adakan Pelatihan Mountaineering di Padvinder Training Camp 2

tingkatkan-skill-kader,-hizbul-wathan-universitas-muhammadiyah-jakarta-adakan-pelatihan-mountaineering-di-padvinder-training-camp-2
Tingkatkan Skill Kader, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta Adakan Pelatihan Mountaineering di Padvinder Training Camp 2

Caption foto : Anggota Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta dan pelatih nasional Hizbul Wathan Ramanda Rinanto. (WARTAPALA INDONESIA / Lisa Artika Sari).    

WartapalaIndonesia.com, JAKARTA –  Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Menyelenggarakan Dering Camp Level 2 yang diawali dengan pelatihan mountaineering sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi setelah mengikuti Padvinder Training Camp 1. Acara ini bertempat di Wall Climbing Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta. Berlangsung selama 2 hari pada hari Sabtu dan Minggu 24 – 25 Mei 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Kafilah Penuntun Jendral Soedirman dan Khadijah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta, dengan anggota kafilah angakatan 2024 sebagai peserta dan kafilah angkatan 2023 sebagai trainer.

Dengan tema “Membina Pandu yang Kompeten dan Berdaya Juang Siap Mentransformasikan Generasi Mendatang”, diharapkan output dari kegiatan ini adalah kafilah menjadi pandu yang memiliki ketrampilan yang memadai.

Trainer Rakanda Syaiful Mustakhim pada kegiatan Padvinder Training Camp Level 2, menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya fokus pada peningkatkan kemampuan kepanduan, tetapi juga bertujuan untuk memperkenalkan mountaineering sebagai salah satu keterampilan yang penting bagi seorang pandu.

“Keterampilan ini kami asah agar dapat menjadi salah satu keahlian utama yang melekat pada setiap anggota Kafilah Penuntun Jendral Soedirman dan Khadijah hizbul wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta,” ungkapnya.

Pelatihan ini dibimbing langsung oleh pelatih profesional, Ramanda Rinanto yang merupakan anggota Qobilah Hizbul Wathan Universitas Muahmmadiyah Jakarta. Kehadiran pelatih profesional bertujuan untuk memastikan proses pelatihan berjalan lancar, aman efektif, dan mengikuti standar yang telah ditentukan, serta untuk meningkatkan ketrampilan dan motivasi peserta.

Sebagai pemateri di bidang mountaineering , Ramanda Rinanto menjelaskan materi yang diberikan sangat bervariasi, mulai dari teknik simpul seperti simpul delapan, simpul pita dan simpul pangkal hingga penggunaan alat serta teknik descending.

“Waktu pelatihan yang ada masih terlalu singkat untuk membahas semua praktik dan teori. Harapannya, sub – sub ketrampilan yang belum sempat dipraktikan dapat di dalami lebih lanjut di sesi berikut,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan ketrampilan anggota kafilah sebagai pandu Hizbul Wathan dapat berkembang, sekaligus menambah kemampuan teknis yang sebelumnya belum mereka miliki.

Salah satu peserta, Rakanda Gumilang, mengungkapkan pelatihan mountaineering ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan serta memperkuat kemampuan dasar dalam tali – temali yang penting untuk kegiatan kepanduan.

“Kegiatan mountaineering ini menambah pengetahuan kita tentang keterampilan dasar tali-temali yang sangat vital dalam kepanduan. Terlebih lagi, saat praktik di lapangan seperti pendakian gunung atau survival di tempat yang ekstrem, kemampuan ini sangat diperlukan untuk membuat simpul atau mengikat tali saat memanjat tebing dan aktivitas lain,” ungkapnya.

Di dalam Gerakan Hizbul Wathan UMJ,  dibutuhkan anggota pandu yang memiliki ketrampilan kepanduan yang mendalam agar dapat melahirkan generasi  penerus yang andal dan berkemampuan luas. Meskipun kegiatan ini menuntut energi dan fisik yang kuat, semangat serta mental tangguh menjadi kunci utama bagi seorang pandu dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Salah satu trainer Rakanda Syaiful Mustakhim pada kegiatan juga menyampaikan pesan penyemangat kepada para peserta. Ia mengingatkan agar tidak merasa lelah saat mengikuti kegiatan Hizbul Wathan karena kegiatan luar ruangan (outdoor) seperti ini justru bisa menjadi sarana refresing setelah menjalani rutinitas didalam kelas.

“Jangan merasa capek saat berkegiatan di Hizbul Wathan. Ini adalah kegaitan luar ruangan yang bisa menyegarkan pikiran. Jadi saat mengikuti kegiatan, bebaskan saja hatinya, rasakan kebebasan dan ekspresikan diri disetiap momen,” pesannya.

Dengan semangat seperti ini, Hizbul Wathan UMJ, optimis dapat melahirkan kader-kader pandu yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan serta jiwa kepanduan yang tangguh. (RSM).

Kontributor || Lisa Artika Sari
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Tingkatkan Skill Kader, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Jakarta Adakan Pelatihan Mountaineering di Padvinder Training Camp 2
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us