
elit AREA Bukit BeverlyLos Angeles, menjadi saksi bisu aksi kekerasan yang menargetkan salah satu bintang terbesar dunia, Rihanna. Pada Minggu, 8 Maret 2026, kediaman penyanyi asal Barbados tersebut diberondong tembakan oleh seorang wanita tak dikenal, memicu kepanikan di lingkungan yang dikenal dengan pengamanan ketatnya.
Kronologi Penembakan: 10 Tembakan dari Dalam Tesla
Berdasarkan keterangan resmi dari Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD), kejadian dimulai pukul 13.15 waktu setempat. Sebuah kendaraan Tesla berwarna putih berhenti tepat di seberang gerbang utama rumah Rihanna. Pelaku yang berada di dalam mobil kemudian melepaskan serangkaian tembakan ke arah rumah tersebut.
Laporan radio kepolisian menyebutkan setidaknya ada 10 butir peluru yang dimuntahkan dari senjata bergaya senapan serbu AR-15. Dari total tembakan tersebut, beberapa peluru menghantam gerbang besi dan sebuah mobil RV yang terparkir di halaman. Namun, yang paling mengejutkan adalah laporan bahwa satu peluru berhasil menembus dinding bangunan utama mansion tersebut.
Pelaku melepaskan tembakan di siang hari bolong saat Rihanna dan keluarganya diyakini sedang berada di dalam rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini.
Identitas Pelaku dan Motif yang Terungkap
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengerahkan helikopter untuk melacak keberadaan Tesla putih tersebut. Sekitar 30 menit pasca-kejadian, pelaku berhasil diringkus di kawasan Sherman Oaks. Polisi mengidentifikasi tersangka sebagai Ivanna Ortiz (35)seorang wanita Florida.
Penyelidikan lebih lanjut menemukan adanya motif kebencian atau obsesi berbahaya. Ortiz diketahui sering mengunggah konten di media sosial yang menyerang Rihanna secara personal. Salah satu unggahannya di Facebook bahkan menandai akun resmi Rihanna dengan pesan bernada konfrontatif beberapa hari sebelum aksi nekatnya dilakukan.
Kondisi Terkini Rihanna dan ASAP Rocky
Rihanna bersama pasangannya, ASAP Rocky, serta ketiga anak mereka dikabarkan selamat tanpa luka sedikit pun. Meski demikian, sumber terdekat menyebutkan bahwa Rihanna merasa sangat terpukul dan khawatir akan keselamatan anak-anaknya.
Saat ini, pengamanan di sekitar rumah Rihanna telah ditingkatkan dua kali lipat. Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian untuk kepentingan investigasi lebih lanjut oleh divisi Robbery-Homicide LAPD. Pelaku kini menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan dengan nilai jaminan mencapai Mata Uang Rupiah 160 miliar.
| Detail Insiden | Informasi |
|---|---|
| Waktu Kejadian | Minggu, 8 Maret 2026, 13.15 PT |
| Lokasi | Beverly Hills, Los Angeles |
| Jenis Senjata | Senapan Serbu AR-15 |
| Identitas Pelaku | Ivanna Ortiz (35 tahun) |
Kejadian ini kembali memicu perdebatan mengenai keamanan publik di kawasan elit Los Angeles serta akses mudah terhadap senjata api otomatis di Amerika Serikat. Hingga berita ini diturunkan, pihak Rihanna belum memberikan pernyataan resmi secara langsung kepada publik. (Z-4)