1. News
  2. Opinion
  3. Momen Sapi Bernama Hilal Mengamuk dan Kabur Pulang ke Rumah Pemiliknya

Momen Sapi Bernama Hilal Mengamuk dan Kabur Pulang ke Rumah Pemiliknya

momen-sapi-bernama-hilal-mengamuk-dan-kabur-pulang-ke-rumah-pemiliknya
Momen Sapi Bernama Hilal Mengamuk dan Kabur Pulang ke Rumah Pemiliknya
Momen Sapi Bernama Hilal Mengamuk dan Kabur Pulang ke Rumah Pemiliknya
Kerumunan warga hendak menyaksikan pemotongan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Bangka.(MI/Rendy Ferdiansyah)

SEEKOR sapi yang hendak dikurbankan berwarna putih dilaporkan mengamuk saat hendak dibawa petugas ke lokasi penyembelihan, Kamis (28/5).

Suasana pembantaian hewan kurban di tengah ramainya kerumunan warga Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung mendadak menjadi riuh dan ketegangan.

Kejadian bermula ketika sapi tersebut tampak stres akibat kerumunan warga yang menyaksikan sapi jumbo bantuan Presiden Prabowo Subianto di lokasi pemotongan hewan kurban.

Secara tiba-tiba, hewan kurban bernama Hilal tersebut berontak dan mengamuk di tengah kerumunan, membuat warga yang berada di lokasi panik dan berlarian menyelamatkan diri untuk menghindari serudukan.

Sapi tersebut kemudian melarikan diri ke area perkebunan kelapa sawit milik warga. Puluhan warga yang mencoba melakukan pengejaran justru kewalahan.

Alih-alih tertangkap, sapi itu justru berbalik mengejar warga yang berusaha mengepungnya. Setelah hampir 30 menit bersembunyi di perkebunan, sapi itu justru kembali ke lokasi penyembelihan dan sempat menabrak beberapa sepeda motor yang terparkir hingga mengalami kerusakan, sebelum akhirnya menghilang masuk kembali ke dalam hutan.

Uniknya Hilal bukan ditemukan warga di dalam hutan, melainkan berada di halaman rumah pemilik asalnya yang berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi pemotongan.

Kepala Desa Labu, Muslim, membenarkan kejadian unik tersebut. Menurutnya, sapi tersebut kemungkinan merasa tertekan karena banyaknya warga yang datang untuk melihat hewan kurban, terutama sapi bantuan Presiden.

“Ya, ada satu sapi yang mengamuk dan lepas namanya Hilal punya warga kita juga. Mungkin karena ramainya kerumunan warga yang ingin melihat sapi bantuan dari Pak Presiden,” kata Muslim.

Ia menambahkan bahwa setelah dilakukan pengejaran yang cukup alot, sapi tersebut akhirnya tertangkap di kediaman pemilik sebelumnya.

“Saat ini sapi itu sudah ditangkap. Karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa kembali dalam keadaan hidup, akhirnya diputuskan untuk disembelih di rumah pemiliknya, baru kemudian dagingnya dibawa ke lokasi kurban menggunakan mobil pick-up,” jelasnya.

Sementara, Bupati Bangka Fery Insani mengatakan tahun ini ada dua ekor sapi bantuan Presiden untuk Kabupaten Bangka.

Pertama bantuan untuk Pemprov Babel yang diserahkan Gubernur Babel Hidayat Arsani di lingkungan Nelayan 2 Sungailiat.

“Yang kedua, ini Limosin beratnya hampir 1 ton, kami serahkan ke Desa Labu,” kata Fery.

Fery berharap daging sapi bantuan Presiden ini dapat di distribusikan secara merata bagi warga yang berhak di desa tersebut.

Pada Iduladha tahun ini, Desa Labu menyembelih total 12 ekor sapi. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah sapi jenis Limosin bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang memiliki bobot fantastis, yakni hampir mencapai 1 ton.

Meski sempat diwarnai aksi kejar-kejaran, proses pemotongan hewan kurban secara keseluruhan tetap berjalan lancar dan dagingnya segera didistribusikan kepada warga yang berhak.(RF/E-4)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Momen Sapi Bernama Hilal Mengamuk dan Kabur Pulang ke Rumah Pemiliknya
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us