
FENOMENA alam Gerhana Bulan Total yang menyapa langit Indonesia pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, merupakan momentum spiritual bagi umat Muslim untuk melaksanakan shalat sunnah Khusuf. Shalat ini adalah bentuk pengakuan atas kebesaran Allah SWT dalam mengatur alam semesta.
Aturan melaksanakan shalat gerhana bulan merupakan sunah muakkad, yaitu sunnah yang sangat ditegaskan. Nabi SAW bersabda bahwa matahari dan bulan merupakan tanda kebesaran Allah, dan manusia diperintahkan untuk berdoa dan berdoa ketika melihatnya (HR. Bukhari & Muslim).
Membaca Niat Sholat Gerhana Bulan (Gerhana)
Berikut adalah bacaan niat shalat gerhana bulan dalam teks Arab, latin, dan artinya:
1. Niat untuk Imam
Saya shalat dua rakaat sunah gerhana dihadapan Tuhan Yang Maha Esa
Latin: Sunnah Rak’ataini Imam Allah (damai dan berkah Allah besertanya).
Artinya: “Saya niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
2. Niat Makmum
Saya shalat dua rakaat saat gerhana bulan, mengikuti Tuhan Yang Maha Esa
Latin: Usallî sunnatal khusûfi rak’ataini ma’muman lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Sholat Sendirian (Munfarid)
Saya shalat dua rakaat demi Tuhan Yang Maha Esa saat terjadi gerhana.
Latin: Sunnah Khusûfi Rak’a’in, Allahu ta’âlâ.
Artinya: “Saya niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan
Berbeda dengan shalat sunnah pada umumnya, shalat gerhana dilakukan dengan dua kali ruku dalam setiap rakaatnya. Berikut urutan lengkapnya:
- Niat dan Takbiratul Ihram.
- Membaca Al-Fatihah dan surat Al-Qur’an secara keras (jahr).
- Ruku pertama dengan durasi yang lama.
- Iktidal pertama (bangkit dari haluan).
- Berdiri lagi untuk membaca Al-Fatihah dan surah kedua.
- Ruku kedua yang durasinya lebih pendek dari ruku pertama.
- Kemungkinan kedua.
- Sujud dua kali dengan durasi yang lama.
- Ulangi langkah di atas pada rakaat kedua.
- Selamat tinggal dan Salam.
Anjuran Pasca Sholat
Setelah shalat selesai, jika dilakukan secara berjamaah, imam disunnahkan memberikan khutbah singkat yang berisi ajakan untuk bertaubat, bersedekah, dan memperbanyak dzikir hingga gerhana berakhir. (Z-10)