1. News
  2. Opinion
  3. Pinky Time: Latihan Jari 10 Detik untuk Deteksi Dini dan Cegah Demensia

Pinky Time: Latihan Jari 10 Detik untuk Deteksi Dini dan Cegah Demensia

pinky-time:-latihan-jari-10-detik-untuk-deteksi-dini-dan-cegah-demensia
Pinky Time: Latihan Jari 10 Detik untuk Deteksi Dini dan Cegah Demensia
Pinky Time: Latihan Jari 10 Detik untuk Deteksi Dini dan Cegah Demensia
Ilustrasi. (Agung)

PARAahli mengungkapkan bahwa latihan jari kelingking selama sepuluh detik, yang kini tengah populer di media sosial, mungkin dapat membantu memprediksi sekaligus menangkal risiko demensia. Metode yang dijuluki waktu kelingking ini diklaim mampu meningkatkan plastisitas otak dan menjaga kesehatan kognitif melalui gerakan motorik halus yang kompleks.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa olahraga fisik seperti berenang, joging, angkat beban, hingga yoga dapat menurunkan risiko demensia dengan meningkatkan aliran darah ke otak dan mengurangi peradangan berbahaya. Namun, tren terbaru menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan otak bisa dimulai dari gerakan sekecil jari kelingking.

Apa Itu Latihan Pinky Time?

Latihan ini melibatkan koordinasi tangan yang spesifik. Caranya, posisikan kedua tangan di depan Anda dengan telapak tangan saling berhadapan. Silangkan jari tengah di atas jari telunjuk pada masing-masing tangan, seperti posisi jari saat mengharapkan keberuntungan (menyilangkan jari).

Dalam kondisi jari telunjuk dan jari tengah yang saling bertautan tersebut, sentuhkan jari manis ke ibu jari, lalu gerakkan jari kelingking naik-turun selama beberapa detik. Influencer kesehatan, Ana Lučić, dalam video TikTok-nya mengeklaim bahwa melakukan latihan ini selama 7 hingga 10 detik sehari dapat membantu melindungi otak dari Alzheimer.

Lučić mencatat bahwa jika jari kelingking dapat bergerak dengan mudah dalam posisi tersebut, itu tanda bahwa otak berada dalam kondisi baik. Sebaliknya, hilangnya kontrol motorik halus sering kali mencerminkan adanya penurunan kognitif.

Penjelasan Medis di Balik Gerakan Jari

Meski gerakan spesifik pinky timebelum diteliti secara khusus secara klinis, para ahli saraf mengakui ada hubungan kuat antara ketangkasan tangan dan fungsi otak. Dr. Shaheen Lakhan, seorang ahli saraf di Miami, menjelaskan kepada HuffPosting bahwa tangan menempati porsi yang sangat besar dalam korteks motorik dan sensorik otak.

“Aktivitas yang membutuhkan ketangkasan, koordinasi, waktu, dan pembelajaran dapat melibatkan beberapa jaringan otak secara bersamaan,” ujar Dr. Lakhan. Stimulasi pada area ini mendorong neuroplastisitas, yaitu kemampuan sistem saraf untuk beradaptasi, mempelajari informasi baru, dan mengompensasi kerusakan sel.

Dr. Michelle DiBlasi, kepala psikiatri rawat inap di Tufts Medical Center, menambahkan bahwa latihan ini memaksa kedua sisi otak untuk berkomunikasi. “Saat Anda melakukan gerakan kompleks pada kedua tangan secara bersamaan, Anda membantu memperdalam hubungan antara sisi kiri dan kanan otak Anda,” jelasnya kepada Tata graha yang baik.

Manfaat Senam Jari untuk Otak:

  • Mengaktifkan korteks motorik di lobus frontal.
  • Meningkatkan aliran darah ke area otak yang bertanggung jawab atas gerakan sukarela.
  • Mempertahankan keterampilan motorik halus yang diperlukan untuk aktivitas harian (seperti mengancingkan baju).
  • Menjaga jalur saraf tetap aktif dan terlibat.

Bukti Penelitian Pendukung

Beberapa studi terbaru mulai memperkuat klaim manfaat kognitif dari latihan tangan. Studi tahun 2025 dari University of Pennsylvania School of Nursing menemukan bahwa latihan jari yang berulang dapat meningkatkan performa kognitif melalui koordinasi tangan-otak.

Selain itu, penelitian tahun 2026 yang diterbitkan dalam jurnal Geriatri BMC terhadap 47 lansia menunjukkan bahwa latihan tangan meningkatkan fungsi motorik pada mereka yang mengalami gangguan kognitif ringan (MCI), yang merupakan cikal bakal demensia.

Walaupun Dr. DiBlasi menekankan bahwa belum ada cukup bukti untuk menyatakan pinky timesecara mandiri mampu mencegah Alzheimer sepenuhnya, ia menilai tren ini penting sebagai pengingat bagi masyarakat bahwa ada cara-cara sederhana untuk membantu menjaga kesehatan otak sejak dini. (Daily Mail/I-2)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Pinky Time: Latihan Jari 10 Detik untuk Deteksi Dini dan Cegah Demensia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us