1. News
  2. Adventure
  3. Selain Mendaki Gunung Butak, Anggota Muda Perpala 29 Juga Studi Potensi Desa Setempat

Selain Mendaki Gunung Butak, Anggota Muda Perpala 29 Juga Studi Potensi Desa Setempat

selain-mendaki-gunung-butak,-anggota-muda-perpala-29-juga-studi-potensi-desa-setempat
Selain Mendaki Gunung Butak, Anggota Muda Perpala 29 Juga Studi Potensi Desa Setempat

Caption foto: Anggota Muda Perpala melakukan studi sosiologis di desa sekitar Pendakian Gunung Butak, Malang, Jawa Timur. (WARTAPALA INDONESIA/Akmal Abdullah)

Wartapalaindonesia.com, MALANG – Tim yang terdiri dari para Anggota Muda Perpala 29 melaksanakan program pengembaraan berupa mendaki di Gunung Butak, Malang, Jawa Timur, berlangsung selama tujuh hari, dari Minggu – Sabtu, 23 – 29 Juni 2024.

Dalam progam tersebut, selain kegiatan mendaki, tim juga melaksanakan studi sosiologi ke pedesaan setempat. Tepatnya di Dusun Toyomerto, Kabupaten Malang.

Guna studi sosilogi pedesaan itu adalah untuk meneliti kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya, sehingga nantinya bisa mengangat potensi desa.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh maraknya masyarakat di provinsi Jawa Timur yang melakukan pendakian ke Gunung Butak ini.

Dari segi informasi yang didapat dari beberapa sumber, gunung ini memiliki potensi salah satunya kondisi geografis yang memang cocok dijadikan sebagai wisata pendakian gunung dan beberapa situs bersejarah yang ada.

Maka dari itu, tim melakukan observasi dan pendataan mengenai informasi tersebut dari pihak pengelola Gunung Butak dan Gunung Panderman. Selain itu, tim juga melakukan pendataan digital jalur Panderman berbasis GPS sebagai data perjalanan.

Pengelola Kawasan Pendakian Gunung Butak dan Gunung Panderman, Aziz, menjelaskan bahwa nama Gunung Butak ini dulunya tidak ada dan masih bernama Gunung Panderman, memang masih satu kawasan dengan Gunung Butak.

“Sistem pendaftaran simaksi disini juga sudah melalui online yang dimana suatu kemajuan dari kami untuk mengelola jalur pendakian ini menjadi lebih baik,” imbuh Aziz.

Aziz juga menjelaskan terkait area Paseban Agung yang menjadi tempat suci dan sakral yang dipercaya dan didatangi masyarakat sekitar saat Malam Satu Suro, serta menjelaskan masalah yang masih harus ditangani, yaitu masalah sampah pendakian dan maraknya pendaki nakal.

“Yang membuang sampah, yang tidak mengikuti ketentuan yang seharusnya dipatuhi, dan belum adanya kesadaran masing-masing dalam pendakian Gunung Butak itu sendiri,” paparnya.

Tim lantas melanjutkan observasi ke Pengusaha dan Peternak Susu Sapi di Desa Toyomerto, Udin.

Udin menjelaskan mengenai dampak adanya jalur pendakian Butak Via Panderman ini yang menurutnya sangat positif menambah mata pencaharian warga setempat di sektor berkebun, berternak, dan jasa ojek jalur pendakian.

“Selain itu, meningkatnya pendatang di kawasan Desa Toyomerto bisa membuat desa dikenal masyarakat lebih luas,” tambah Udin.

Ketua tim Pengembara, Muhammad Ramadhan, menyatakan rasa bangganya atas kegiatan ini.

“Kami tidak hanya berhasil mendaki Gunung Butak, melainkan juga mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga dari setiap kejadian yang kita alami saat kegiatan dan masyarakat setempat juga menyambut baik kehadiran kami. Harapan saya dengan adanya kegiatan Pengembaraan Anggota Muda ini, bisa mengangkat potensi yang ada di kawasan Gunung Butak ini diantaranya pariwisata, perekonomian dan kebudayaan setempat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, dari pihak sponsorship, media partner dan stakeholder terkait yang sudah terlibat.

“Kami berharap hasil dari pengembaraan ini dapat membantu masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki, baik dari sisi perekonomian, sosial maupun budaya,” tandasnya. (akm/dan)

Kontributor || Akmal Abdullah, WI 200128

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Selain Mendaki Gunung Butak, Anggota Muda Perpala 29 Juga Studi Potensi Desa Setempat
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us