Belakangan ini pemerintah memberikan aturan antar anak ke sekolah bagi para orang tua. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (Kemendukbangga/ BKKBN) telah menerbitkan aturan tersebut yakni ‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’. Banyak dari kamu mungkin melihat kegiatan mengantar anak ke sekolah sebagai tugas harian biasa. Namun, jika diperhatikan lebih dalam, peran ayah dalam kegiatan ini memiliki dampak besar, tidak hanya untuk anak, tetapi juga untuk hubungan keluarga secara keseluruhan.
Nah, aturan ini telah ditetapkan pada 10 Juli 2025, lho!. Ketika ayah terlibat aktif dalam rutinitas pagi seperti ini, ada banyak manfaat positif yang bisa dirasakan oleh anak maupun kamu sebagai pasangan.
Mengapa Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah Perlu Dipahami Olehmu?
Sebagai seorang ayah, kehadiranmu di momen awal pendidikan anak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap rasa percaya diri dan kenyamanan mereka. Anak-anak, terutama di usia dini, cenderung merasa cemas dan ragu saat harus berpisah untuk pertama kalinya dari orang tua. Kehadiran kamu sebagai ayah bisa menjadi sumber kekuatan dan ketenangan emosional. Ketika kamu menunjukkan bahwa kamu ada dan mendukung mereka, anak akan merasa lebih siap menghadapi lingkungan baru.
Lalu, apa saja manfaatnya? Tak perlu menunggu, yuk, simak ulasannya agar kamu atau para orang tua dapat memahaminya.
1. Membangun Kedekatan Emosional dengan Anak
.jpg)
(Berbagai manfaat peran ayah dari peraturan antar ‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’. Foto. Dok. Josh Willink/ Pexels)
Saat ayah mengantar anak ke sekolah, itu menjadi waktu emas untuk berbicara, bercanda, atau bahkan sekadar mendengarkan cerita anak. Momen singkat di perjalanan bisa menjadi sarana ayah mengenal lebih dalam bagaimana perasaan, pikiran, serta kehidupan sosial anak di sekolah. Ini bisa memperkuat ikatan emosional dan menciptakan rasa aman bagi anak karena merasa didampingi dan diperhatikan.
2. Memberi Contoh Positif tentang Tanggung Jawab
Kamu tentu ingin anak tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan peduli. Saat ayah menunjukkan komitmen dalam hal-hal kecil seperti antar jemput sekolah, anak akan melihat bahwa berbagi tanggung jawab dalam keluarga adalah hal yang wajar dan positif. Ayah menjadi contoh nyata bahwa mendampingi anak bukan hanya tugas ibu, tetapi juga bagian penting dari peran sebagai orang tua.
3. Meringankan Beban dan Menumbuhkan Keharmonisan
.jpg)
(Berbagai manfaat peran ayah dari peraturan antar ‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’. Foto. Dok. Brett Sayles/ Pexels)
Peran ayah dalam rutinitas ini juga bisa meringankan beban kamu. Mengurus anak di pagi hari sering kali melelahkan, apalagi jika kamu juga bekerja atau memiliki banyak tanggung jawab rumah tangga. Ketika ayah mengambil bagian, kamu bisa merasa lebih dihargai dan didukung, sehingga suasana keluarga menjadi lebih harmonis dan penuh kerja sama.
4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak
Kehadiran ayah di momen-momen penting, termasuk saat berangkat sekolah, bisa meningkatkan rasa percaya diri anak. Anak merasa bangga dan terlindungi, apalagi ketika ayah menyemangati atau memberikan nasihat kecil sebelum mereka memulai hari. Dukungan seperti ini sangat berarti untuk membentuk karakter anak yang lebih kuat dan mandiri.
5. Menjadi Sarana Edukasi dan Pembentukan Karakter
.jpg)
(Berbagai manfaat peran ayah dari peraturan antar ‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’. Foto. Dok. Anna Shvets/ Pexels)
Di perjalanan menuju sekolah, ayah bisa memanfaatkan waktu untuk mengajarkan nilai-nilai sederhana seperti kesabaran saat menghadapi kemacetan, pentingnya tepat waktu, atau etika di jalan. Semua itu bisa ditanamkan secara ringan namun konsisten. Kamu akan terkejut betapa anak bisa menyerap pelajaran-pelajaran ini dengan cara yang alami.
(Baca juga: Pameran Foto Ayah dan Anak Mencari Amang)
Kamu mungkin tak selalu menyadari, tapi kehadiran ayah dalam rutinitas harian seperti mengantar anak ke sekolah menyimpan banyak nilai penting. Bukan hanya sekadar menggantikan peran ibu atau menjalankan kewajiban, tetapi benar-benar menjadi bagian dari proses tumbuh kembang anak yang penuh makna. Maka, jika memungkinkan, berikan ruang bagi ayah untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini. Kamu akan melihat bagaimana perubahan kecil ini bisa berdampak besar pada kebersamaan keluarga dan perkembangan si kecil.
(Penulis: Sania Zelikha)