Jakarta (ANTARA) – Dua ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, melanjutkan kiprah mereka dalam tur Eropa dengan tampil pada German Open 2026.
Turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut akan berlangsung di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Jerman, pada 24 Februari hingga 1 Maret, dengan total hadiah sebesar 250 ribu dolar Amerika Serikat (sekitar Rp4,2 miliar).
PBSI hanya menurunkan dua pasangan dari sektor ganda putri pada ajang ini, sementara empat sektor lainnya dipastikan tanpa wakil Indonesia.
Selama turnamen berlangsung, kedua pasangan akan didampingi pelatih ganda putri Nitya Krishinda Maheswari.
Berdasarkan hasil undian, Apriyani/Lanny akan mengawali pertandingan dengan menghadapi pasangan yang lolos dari babak kualifikasi.
Sementara itu, Fadia/Tiwi dijadwalkan bertemu wakil Denmark Kathrine Vang/Mette Werge pada babak pertama.
Dalam daftar unggulan sektor ganda putri, posisi teratas ditempati pasangan Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Unggulan kedua diisi wakil Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, sedangkan unggulan ketiga ditempati Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan.
German Open 2026 menjadi momentum bagi kedua pasangan Indonesia untuk menjaga ritme pertandingan sekaligus mengumpulkan poin peringkat dunia pada awal rangkaian tur Eropa musim ini.
Baca juga: Pebulu tangkis Indonesia fokus aklimatisasi jelang All England 2026
Baca juga: PBSI lakukan penyegaran struktur pelatih ganda putra
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.