1. News
  2. Liga Olahraga
  3. Atlet speed harus genjot kemampuan untuk atasi persaingan ketat

Atlet speed harus genjot kemampuan untuk atasi persaingan ketat

atlet-speed-harus-genjot-kemampuan-untuk-atasi-persaingan-ketat
Atlet speed harus genjot kemampuan untuk atasi persaingan ketat

Jakarta (ANTARA) – Pelatih tim panjat tebing disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menilai atlet harus terus meningkatkan kemampuan guna menghadapi persaingan dunia yang semakin ketat.

Menurut dia, hasil World Climbing Series Wujiang di China pada Minggu, menjadi gambaran besar peta kekuatan lawan yang berkembang pesat.

“Wujiang menjadi World Climbing Series pertama di musim 2026 dan kami semua tadi melihat, persaingan sekarang semakin ketat, bahkan bisa dibilang brutal,” kata Galar kepada ANTARA pada Minggu, setelah pertandingan final seri tersebut.

Dalam ajang yang diselenggarakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC) itu, catatan waktu para peserta semakin kompetitif.

Saat ini waktu 5 detik di sektor putra tidak lagi menjamin lolos dari kualifikasi atau masuk putaran final.

Menurut dia, fakta tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih dalam mendorong peningkatan kemampuan atlet, baik dari aspek teknik, konsistensi, maupun keberanian mengambil risiko.

Baca juga: Pelatih sebut pekerjaan rumah tim speed bertambah usai seri Wujiang

Dia menambahkan, kegagalan Raharjati Nursamsa dan Veddriq Leonardo menuntaskan lintasan pada babak perempat final merupakan bagian dari konsekuensi dalam lomba speed yang menuntut atlet berani tampil agresif.

Galar mengapresiasi upaya atlet meski hasilnya tidak sesuai harapan tim Indonesia.

Merah Putih masih mampu membawa pulang satu medali perunggu melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi pada speed putri.

“Yang pasti ke depan akan kami evaluasi, akan kami perbaiki, jadi kami tetap optimistis dan yakin panjat tebing Indonesia tetap berjaya,” ujar dia.

Desak Made menjadi pelipur lara setelah membawa pulang medali dari seri di China itu.

Dia memenangkan perebutan tempat ketiga (small final) setelah mengalahkan atlet Polandia, Natalia Kalucka, dengan 6,17 detik, sedangkan lawannya 6,39 detik.

Medali emas menjadi milik atlet Polandia, Aleksandra Kalucka, setelah mengalahkan Elizaveta Ivanova dalam babak final.

Baca juga: Tim speed putra belum beruntung bawa pulang medali dari Wujiang

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Atlet speed harus genjot kemampuan untuk atasi persaingan ketat
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us