1. News
  2. Mojok
  3. 5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

5-sifat-mahasiswa-semester-akhir-yang-menjengkelkan,-segera-intropeksi-diri-jika-tidak-ingin-dijauhi-teman
5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

Saya rasa masa paling menegangkan dari kehidupan seorang mahasiswa adalah saat menyentuh semester akhir, yakni antara semester 7 sampai 8. Pada periode itu, seorang mahasiswa akan benar-benar diuji, sebab untuk menyelesaikan studinya akan sangat bergantung pada semangat mereka masing-masing. Kalau mereka bisa melawan rasa malasnya, mereka bisa lulus tepat waktu. Jika mereka hanya bermalas-malasan, itu hanya akan mengulur waktu. Tak ada faedahnya.

Tapi, tahukah kalian bahwa selain harus semangat, hubungan baik kita bersama teman juga ikut mendukung kelancaran semester akhir kita. Tentu dong kita tidak mau menua sendiri di kampus gara-gara hubungan yang tidak baik dengan teman kelas kita. Maka dari itu, berikut adalah beberapa sifat dari mahasiswa semester akhir yang sangat menjengkelkan. Kalian harus perhatikan jika tidak mau ditinggalkan teman kalian.

Mahasiswa semester akhir yang selalu bertanya tapi malas membaca

Memasuki tingkat akhir sebagai mahasiswa idealnya kita sudah cukup kuat dengan materi yang kita pelajari. Dengan demikian, salah satu syarat agar bisa lulus, mahasiswa diminta menerapkan materi yang didapat, yakni melalui pengerjaan tugas akhir. Tapi, tak semua selalu sesuai dengan yang idealnya. Tak jarang, ada saja mahasiswa yang masih kebingungan dengan materi untuk tugas akhirnya.

Saya sih tidak masalah mahasiswa semester akhir tersebut adalah orang yang mau belajar. Tapi, mereka kadang nggak mau cari tahu sendiri. Sibuk bertanya berkali-kali, tapi diberi rekomendasi buku tidak dibaca sama sekali. The real mahasiswa lucu. Mau bertanya sampai mulut berbusa pun, saya yakin tak mungkin selesai itu tugas akhirnya!

Mahasiswa semester akhir biadab adalah yang santai berbulan-bulan, pas mepet deadline nyusahin teman

Pernah melihat mahasiswa semester akhir yang menghabiskan kesehariannya cuma tiduran di kosan, atau yang sibuk diskusi sampai larut malam? Jelas kita sepakat, keduanya merupakan kebiasaan yang tidak baik. Selain itu, sudah bisa ditebak, mereka pasti salah satu penganut sekte SKS (sistem kebut semalam), yakni orang-orang yang mau ngerjain sesuatu kalau sudah mepet deadline. Haduh!

Jika ia merupakan seorang yang mandiri tingkat tinggi, mungkin tidak apa-apa punya sifat demikian. Tapi, terkadang yang seperti itu adalah mahasiswa yang nggak bisa berdiri sendiri, yakni pasti selalu butuh teman. Makanya, pada akhirnya mereka cuma bakal bikin repot teman sekelasnya. Minta edit template lah, ngumpulin berkas lah, fotokopi lah, pokoknya semua dipasrahin ke temannya!

Kalau kalian punya sifat ini, segera berubah ya sebelum kalian mulai dijauhi!

BACA JUGA: Mahasiswa Tingkat Akhir dan Pertanyaan Kapan Wisuda

Manggil kalau ada perlunya saja

Semester akhir bisa disebut sebagai periode yang begitu sepi, sebab semua sudah mulai memilih jalan keseriusan masing-masing. Ada yang sambil bekerja, ada yang pulang ke kampusnya, ada pula yang masih sibuk sama politik kampusnya. Tapi pada intinya, mahasiswa sudah nggak bisa lagi haha-hihi saja seperti sebelumnya. Maka dari itu, memiliki teman yang saling memahami itu sangat perlu saat semester akhir.

Sayangnya, tak semua punya sifat demikian. Kadang, ada satu dua yang ngambil enaknya sendiri. Kalau butuh sesuatu ngehubungin nggak kenal waktu. Tapi saat kita yang butuh, jangankan angkat telepon, pesan teks kita kadang baru dibaca besoknya, bahkan tidak dibalas. Ketahuilah, teman kita bukanlah sales barang atau tukang servis elektronik panggilan. Maka dari itu, berteman itu harus setara rasa pedulinya.

Jika kalian terus memelihara sifat ini, bersiaplah kalian menghabiskan semester akhir ini sendirian!

Masalah administratif selalu egois

Masalah administratif semester akhir di kampus itu tidak kalah ribetnya dengan tugas akhir. Mulai dari surat buat turun lapangan, surat pengesahan, ijazah SMA, syarat TOEFL, bukti turnitin, hardfile skripsi, hingga tanda tangan pejabat kampus yang tak terhitung jumlahnya. Makanya, kita kan bosan mengurusnya sendiri.

Nah, di sinilah kesetiaan pertemanan mahasiswa itu juga diuji. Kadang, karena tidak sabar pengin lulus duluan, mereka sering meninggalkan teman yang sudah membersamainya dari awal. Padahal toh deadline masih lama, tapi karena pengen jadi yang pertama, temannya dilupakan. Haduh!

Hati-hatilah ya, kadang yang seperti malah lulus belakangan, sebab saat ada apa-apa yang ketinggalan, temannya sudah tak peduli lagi.

Saran pembimbing jarang didengerin

Dosen pembimbing kita adalah orang yang sudah banyak pengalaman. Wawasannya pun tak perlu diragukan lagi, dibandingkan kita sebagai mahasiswa. Maka dari itu, seharusnya apa saran dari mereka dapat kita ambil atau pertimbangkan. Sayangnya, kadang ada mahasiswa yang satu dosen pembimbing dengan kita malah sok paling tahu segalanya.

Saran dosen nggak didengerin, maunya sesuai keinginan pribadi, padahal belum tentu pilihannya bijak. Ini terjadi pada salah satu teman saya saat ngerjain tugas akhir. Saking capenya dosen saya ngeladenin di, akhirnya si mahasiswa tadi dibiarkan saja gimana maunya.

Nah, sifat yang mahasiswa demikian ini juga merugikan teman-temannya loh ya. Sebab saat bimbingan bersama, kehadirannya bisa membuat mood dosen tidak bagus, sehingga bimbingannya bisa tidak lancar. Makanya, maklum ya kalau sifat demikian akan dijauhi temannya!

Ya sudah, demikian 5 sifat mahasiswa semester akhir yang begitu menjengkelkan. Jika saat ngerjain tugas akhir kita merasa semakin dijauhi teman, maka cobalah renungkan 5 sifat di atas, apakah ada dalam diri kita. Kalau iya, segeralah berubah. Jika tidak, ya santai saja. Sekali lagi, yang utama adalah tetap semangat kita masing-masing. Tapi, ya jangan egois, sebab bagaimanapun kita akan tetap butuh bantuan satu sama lain.

Pengarang: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Dosa Mahasiswa Semester Akhir yang Bikin Kuliah Nggak Kelar-kelar

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2026 oleh

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us