1. News
  2. Bulutangkis
  3. Ginting akui masih sulit ikuti perubahan permainan para elite dunia

Ginting akui masih sulit ikuti perubahan permainan para elite dunia

ginting-akui-masih-sulit-ikuti-perubahan-permainan-para-elite-dunia
Ginting akui masih sulit ikuti perubahan permainan para elite dunia

Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mengakui masih kesulitan menghadapi perubahan strategi permainan lawan-lawannya dari elite dunia setelah tersingkir dari BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026.

Ginting kalah dua gim langsung pada babak 32 besar dari unggulan pertama asal China Shi Yu Qi dengan skor 12-21, 17-21 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Rabu.

“Ketika lawan mengubah strategi permainannya saya kurang cepat dan tepat saat mengantisipasi serta mengatasinya. Dari pertandingan hari ini dan juga sebelum-sebelumnya memang ada kesulitan tersendiri bila bertemu dengan pemain top 20 (20 besar dunia-red),” ujar Ginting seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Baca juga: Ginting kandas di tangan Shi Yu Qi pada babak awal Thailand Open 2026

Baca juga: Leo/Daniel ke 16 besar Thailand Open dengan meyakinkan

Meski harus terhenti lebih awal, Ginting tetap bersyukur bisa kembali tampil di level internasional setelah absen panjang akibat cedera.

“Pertama-tama tetap mengucap syukur. Memang bukan lawan yang mudah juga hari ini, langsung ketemu Shi Yu Qi,” ujar pemain asal Cimahi, Jawa Barat, tersebut.

Ginting mengatakan dirinya bersama tim pelatih sebenarnya telah menyiapkan strategi untuk menghadapi tunggal putra nomor satu dunia itu. Namun, rencana permainan belum berjalan maksimal terutama pada gim pertama.

“Di gim pertama saya kurang bisa mengeluarkan permainan dengan baik. Masuk gim kedua, saya terus mencoba dan, lumayan, bisa unggul beberapa poin,” katanya.

Pada gim kedua, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu sempat memimpin 11-7 saat interval. Namun selepas jeda, Shi mulai mengubah pola permainan dan perlahan mengambil alih kendali pertandingan.

Menurut Ginting, dirinya masih terlambat membaca perubahan permainan lawan sehingga momentum yang sudah didapat gagal dipertahankan.

Evaluasi tersebut menjadi catatan penting bagi Ginting yang sedang berupaya menemukan kembali performa terbaik setelah sebelumnya menepi lebih dari satu tahun dari turnamen internasional.

Dia mengakui tantangan yang dihadapi saat ini bukan hanya soal pemulihan kondisi fisik, tetapi juga kemampuan beradaptasi menghadapi tekanan dan perubahan tempo permainan dari pemain papan atas dunia.

“Masih ada yang harus ditingkatkan,” kata Ginting.

Baca juga: Bagas/Putra kandas pada babak pertama Thailand Open 2026

Baca juga: Hira/Jani bangkit untuk kalahkan unggulan ketujuh Thailand Open 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Ginting akui masih sulit ikuti perubahan permainan para elite dunia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us