
PRODUSEN perlengkapan olahraga asal Italia, Diadora, memperkuat strategi ekspansi di luar Jakarta dengan membuka mono-store pertama di Indonesia yang berlokasi di Living World Grand Wisata, Bekasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membidik pertumbuhan pasar urban di wilayah penyangga ibu kota atau Greater Jakarta.
Manajer Pemasaran Diadora IndonesiaTheresa Aprilia, mengatakan keputusan memperluas penetrasi pasar ke luar pusat Jakarta didasarkan pada performa penjualan dan tingkat persaingan pasar pakaian olahraga yang semakin ketat di ibu kota.
“Secara kompetitor, pasar di Jakarta sudah sangat padat oleh brand-brand lain. Oleh karena itu, kami melihat potensi pasar yang sangat besar di area Greater Jakarta karena titik harga kami sangat kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat luas,” ujar Theresa, Jumat (22/5).
Menurut Theresa, data internal perusahaan menunjukkan bahwa penjualan Diadora mencatatkan pertumbuhan yang kuat di luar area Jakarta. Karena itu, wilayah seperti Bekasi dan Tangerang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong ekspansi merek asal Italia tersebut.
Setelah Bekasi, Diadora juga telah menjadwalkan ekspansi berikutnya ke wilayah Tangerang. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat penetrasi pasar di kawasan satelit Jakarta yang dinilai memiliki basis konsumen urban dengan daya beli dan minat tinggi terhadap produk olahraga.
Dari sisi produk, kategori running menjadi salah satu motor utama pertumbuhan Diadora di Indonesia. Perusahaan melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari sebagai peluang untuk memperkuat posisi di segmen rekreasi olahraga.
Segmen tersebut menyasar konsumen yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup dan rekreasi, bukan semata aktivitas atlet profesional. Konsumen di segmen ini dinilai mempertimbangkan fungsi produk, tampilan visual, serta harga yang tetap terjangkau.
Untuk menjangkau pasar tersebut, Diadora menerapkan strategi omnichannel melalui kanal digital dan offline. Di ranah digital, produk Diadora dipasarkan melalui sejumlah platform perdagangan elektronik seperti Shopee, Zalora, serta situs resmi Sport Station dan Planet Sports. Sementara untuk kanal offline, distribusi masih ditopang jaringan wholesale partner di berbagai wilayah Indonesia.
Diadora juga memperkuat pendekatan pemasaran berbasis komunitas. Perusahaan menggandeng komunitas lari lokal seperti Cio Runners dan D2C, serta terlibat dalam kegiatan seperti Planet Sports Run untuk membangun kedekatan dengan konsumen sekaligus memperkuat persepsi terhadap kualitas produk.
Theresa mengakui, sebagai brand heritage global, tantangan terbesar Diadora di Indonesia adalah melakukan penetrasi ulang di tengah pasar yang telah lebih dulu diisi oleh kompetitor. Karena itu, pembukaan mono-store menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memperkuat brand presence sekaligus menunjukkan komitmen investasi jangka panjang di Indonesia.
Sebelumnya, kehadiran Diadora di Indonesia lebih banyak mengandalkan konsep multi-brand store. Pembukaan mono-store di Bekasi menandai pergeseran strategi perusahaan dalam membangun pengalaman belanja yang lebih khusus bagi konsumen Diadora. (Z-10)