1. News
  2. Opinion
  3. Dua Anggota Polisi Diduga Keroyok Warga, Kapolres Belu Minta Maaf

Dua Anggota Polisi Diduga Keroyok Warga, Kapolres Belu Minta Maaf

dua-anggota-polisi-diduga-keroyok-warga,-kapolres-belu-minta-maaf
Dua Anggota Polisi Diduga Keroyok Warga, Kapolres Belu Minta Maaf
Dua Anggota Polisi Diduga Keroyok Warga, Kapolres Belu Minta Maaf
Kapolres Belu AKB I Gede Eka Putra Astawa.(Dok. Polres Belu)

KEPOLISIANResor (Polres) Bel tengah menjadi sorotan publik setelah seorang warga berinisial AR melaporkan dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh dua oknum anggota polisi di lingkungan Mako Polres Belu. Menanggapi insiden tersebut, Kapolres Belu Ajun Komisaris Besar (AKB) I Gede Eka Putra Astawa secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan.

Peristiwa ini bermula pada Kamis (28/5) dini hari sekitar pukul 01.45 Wita. Berdasarkan keterangan Kapolres, pihak kepolisian menerima laporan melalui Call Center 110 mengenai sekelompok pemuda yang mengonsumsi minuman keras dan meresahkan warga di Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur.

Petugas kemudian mengamankan AR dan seorang rekannya, JS, yang diduga dalam pengaruh alkohol. Namun, situasi memanas saat perjalanan menuju kantor polisi. AR dan JS disebut mengeluarkan kata-kata provokatif kepada petugas. Ketegangan berlanjut hingga di Mako Polres Belu sekitar pukul 02.20 Wita, di mana AR diduga terus membuat keributan meski telah ditegur petugas.

“Tindakan kepolisian yang dilakukan anggota saat itu masih didalami oleh Sie Propam dan Satreskrim Polres Belu untuk memastikan apakah terdapat kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam proses pengamanan,” ujar AKB I Gede Eka Putra Astawa, Sabtu (30/5).

Akibat insiden di dalam markas kepolisian tersebut, AR mengalami luka robek pada pelipis mata kiri dan memar di bagian punggung. Tak terima dengan perlakuan yang diterimanya, AR resmi melaporkan kejadian tersebut dengan nomor laporan LP/B/136/V/2026/SPKT/POLRES BELU/POLDA NTT. Pihak kepolisian juga telah mengantongi hasil Visum et Repertum sebagai bukti pendukung.

Selain laporan resmi, sebuah video amatir yang direkam oleh korban juga viral di media sosial. Dalam video tersebut, AR menunjukkan kondisi matanya yang mengeluarkan darah sambil mempertanyakan tindakan kekerasan yang dialaminya kepada petugas di lokasi.

Kapolres Belu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutup-nutupi kesalahan anggotanya. Saat ini, dua oknum anggota yang terlibat telah menjalani pemeriksaan intensif oleh Sie Propam Polres Belu.

“Kami memastikan kasus ini akan ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Astawa menutup keterangannya. (PO/I-1)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Dua Anggota Polisi Diduga Keroyok Warga, Kapolres Belu Minta Maaf
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us