1. News
  2. Opinion
  3. Rupiah Melemah, Pemprov Jateng Evaluasi Proyek Jalan Akibat Harga Aspal Melonjak

Rupiah Melemah, Pemprov Jateng Evaluasi Proyek Jalan Akibat Harga Aspal Melonjak

rupiah-melemah,-pemprov-jateng-evaluasi-proyek-jalan-akibat-harga-aspal-melonjak
Rupiah Melemah, Pemprov Jateng Evaluasi Proyek Jalan Akibat Harga Aspal Melonjak
Rupiah Melemah, Pemprov Jateng Evaluasi Proyek Jalan Akibat Harga Aspal Melonjak
Proyek pengaspalan jalan di Jawa Tengah terimbas kenaikan aspal akibat dipengaruhi semakin tingginya nilai tukar dolar Amerika.(MI/Akhmad Safuan )

PEMERINTAHProvinsi (Pemprov) Jawa Tengah terpaksa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya. Langkah ini diambil menyusul lonjakan harga aspal yang dipicu oleh semakin melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan pemantauan Media Indonesia pada Rabu (10/6), upaya Pemprov Jateng untuk menggenjot infrastruktur melalui penggeseran anggaran sebesar Rp200 miliar kini terbentur realitas ekonomi. Nilai tukar Mata Uang Rupiah yang menembus angka Rp18.000 per dolar AS berdampak langsung pada biaya material konstruksi, terutama aspal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan pihaknya tengah menghitung ulang dampak kenaikan bahan baku tersebut. Saat ini, sebagian besar proyek masih dalam proses lelang atau tender.

“Kami akan berhitung ulang dampak kenaikan bahan baku pembangunan jalan yang dipengaruhi oleh dolar tersebut. Pemerintah daerah berupaya menjaga agar seluruh proyek tetap berjalan sesuai rencana, meskipun menghadapi tantangan kenaikan biaya material,” ujar Sumarno.

Sumarno mengakui kondisi saat ini cukup menantang karena belum adanya regulasi yang memungkinkan penyesuaian nilai kontrak (eskalasi harga) di tengah jalan, berbeda dengan kebijakan yang pernah ada beberapa tahun lalu.

Lonjakan Harga Material

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengungkapkan bahwa kenaikan harga terjadi hampir di seluruh komponen konstruksi. Harga aspal, sebagai komponen utama, kini telah menyentuh kisaran Rp2 juta per satuan.

Henggar mencontohkan salah satu proyek yang terdampak signifikan adalah perbaikan jalan Randublatung-Cepu. “Saat ini sedang kita hitung ulang. Penanganan jalan Randublatung-Cepu yang sebelumnya dianggarkan Rp5,2 miliar, kini melonjak menjadi Rp34 miliar,” jelasnya.

Meskipun ada tambahan anggaran dari penggeseran APBD sebesar Rp200 miliar, kenaikan harga material yang drastis dikhawatirkan akan mengoreksi target persentase kemantapan jalan yang telah direncanakan.

Data Kenaikan Harga Aspal (2026):

  • Aspal Curah (Cilacap): Rp9.400/kg (Maret) → Rp11.565/kg (April) → Naik 20% (Mei).
  • Aspal Drum (Eks Gresik): Rp11.600/kg (Maret) → Rp13.600/kg (April).
  • *Harga belum termasuk PPN 11% dan terus berfluktuasi mengikuti kurs dolar.

Kontraktor Kelabakan

Kenaikan harga material hingga 20% ini membuat para penyedia jasa konstruksi atau kontraktor di Jawa Tengah resah. Suyuti, seorang kontraktor di Kota Semarang, mengaku kesulitan menghitung nilai proyek yang sedang berjalan.

“Kalau belum tender masih bisa kita hitung ulang, tetapi untuk proyek yang sedang berjalan, kenaikan harga material hingga 20%ini membuat pusing,” keluhnya.

Senada dengan itu, Timpuk, kontraktor asal Temanggung, berharap pemerintah daerah segera mengeluarkan kebijakan diskresi atau perubahan terkait kenaikan bahan material. Menurutnya, tidak mungkin proyek dihentikan di tengah jalan hanya karena kenaikan harga yang di luar kendali mereka.

Pemprov Jateng menegaskan tetap bertekad menyelesaikan perbaikan jalan, terutama pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan parah, sembari mencari solusi atas beban pembiayaan yang membengkak tersebut. (AS/E-4)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Rupiah Melemah, Pemprov Jateng Evaluasi Proyek Jalan Akibat Harga Aspal Melonjak
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us