
PENYANYI dan penulis lagu berbakat keturunan Chinese-American, Emeiresmi merilis Extended Play (EP) terbarunya yang bertajuk Malam di Opera. Di bawah naungan label Atlantic Records dan Nice Life Records, proyek ini menjadi pembuktian bahwa sedikit drama dalam hidup justru bisa menjadi karya seni yang memukau.
Melalui EP ini, Emei kembali ke akar musikalnya sebagai seorang anak teater. Ia secara berani merangkul emosi yang meluap-luap dan sentuhan teatrikal yang selama ini menjadi identitas uniknya di industri musik muncul.
“Aku ingin kembali menerima sisi diriku yang mencintai teater. Jadi, kalian akan mendapatkan seluruh rasa sakit, emosi, dan drama dariku!” ungkap Emei dalam keterangan resminya.
Kolaborasi Kelas Dunia dan Kejujuran Emosional
Kualitas produksi Malam di Opera tidak main-main. Emei menggandeng nama-nama besar di industri musik global, termasuk penulis lagu Justin Tranter dan produser Ricky Reed. Keduanya merupakan peraih penghargaan Grammy yang telah sukses menangani artis papan atas dunia.
EP ini terdiri dari lima lagu yang memadukan kait pop manis dengan lirik yang jujur tanpa kompromi. Emei mengaku bahwa saat ini ia berada dalam versi dirinya yang paling jujur, setelah bertahun-tahun mencoba tampil “cukup keren” di mata publik.
Detil Produksi EP ‘Night at the Opera’
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Judul EP | Malam di Opera |
| Label Rekaman | Catatan Atlantik & Catatan Kehidupan yang Bagus |
| Kolaborator Utama | Justin Tranter & Ricky Reed (Pemenang Grammy) |
| Lajang Utama | Nuh (Lagu Beda) |
| Jadwal Visualizer | Sabtu, 13 Juni pukul 00.00 WIB |
Noah: Surat untuk Pria Performatif
Bersamaan dengan peluncuran EP, Emei juga merilis visualizer resmi untuk single berjudul Nuh. Lagu ini ia deskripsikan sebagai sebuah lagu yang berbeda yang ditujukan bagi tipe pria tertentu yang ia temui di Los Angeles.
Emei menjelaskan bahwa Nuh adalah sindiran bagi pria performatif yang seolah-olah menghafal dialog romantis dari film seperti Buku Catatannamun sebenarnya memiliki kepribadian yang menyebalkan.
“Lagu ini adalah surat untuk diriku di masa lalu dan untuk siapa pun yang bertemu pria performatif ala Los Angeles,” tambahnya.
Perjalanan Karier yang Gemilang
Nama Emei mulai mencuri perhatian publik pada 2022 lewat lagu Terlambat ke Pesta yang viral di TikTok. Posisinya semakin kokoh di ranah pop setelah lagu Orang berkepala angin masuk dalam daftar Lagu Pop Terbaik Spotify tahun 2023 dan digunakan dalam serial populer Di Luar Kampus.
Lewat Malam di OperaEmei menegaskan bahwa menjadi terlalu emosional atau dramatis bukanlah sebuah kelemahan, melainkan bagian terbaik dari identitas manusia yang harus dirayakan tanpa perlu meminta maaf.