1. News
  2. Opinion
  3. Bulan Purnama Stroberi Muncul Akhir Juni, Begini Fenomena Astronominya

Bulan Purnama Stroberi Muncul Akhir Juni, Begini Fenomena Astronominya

bulan-purnama-stroberi-muncul-akhir-juni,-begini-fenomena-astronominya
Bulan Purnama Stroberi Muncul Akhir Juni, Begini Fenomena Astronominya
Bulan Purnama Stroberi Muncul Akhir Juni, Begini Fenomena Astronominya
Bulan purnama(Doc Space)

BULAN purnama pada akhir Juni, yang dikenal sebagai Bulan Stroberi atau Bulan Stroberimemiliki penampilan yang berbeda dibandingkan bulan purnama pada umumnya. Bagi pengamat di Belahan Bumi Utara, bulan ini tampak terbit sangat rendah di cakrawala tenggara dan bergerak melintasi langit dengan lintasan yang lebih rendah dari biasanya.

Fenomena tersebut terjadi karena pada bulan Juni, Matahari berada pada posisi paling utara di langit, sehingga bulan purnama berada di posisi yang berlawanan, yakni paling selatan.

Akibatnya, Bulan Stroberi terlihat rendah di langit dan sering tampak lebih besar saat baru terbit. Namun, ukuran yang terlihat lebih besar itu sebenarnya hanyalah ilusi optik akibat persepsi manusia.

Tahun lalu, Bulan Stroberi tampak lebih ekstrem karena bertepatan dengan major lunar standstill, yaitu siklus astronomi yang terjadi setiap sekitar 18,6 tahun dan membuat posisi terbit serta terbenam bulan mencapai titik paling ekstrem. Fenomena serupa baru akan kembali terjadi pada dekade 2040-an.

Untuk menikmati Bulan Stroberi, pengamat disarankan mencari lokasi dengan cakrawala tenggara yang terbuka, seperti pantai, lapangan luas, atau puncak bukit. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah sesaat setelah bulan terbit, ketika langit masih diterangi cahaya senja.

Warna jingga yang menjadi ciri khas Bulan Stroberi juga hanya bertahan sekitar 20-30 menit setelah terbit. Warna tersebut muncul karena atmosfer Bumi menyebarkan cahaya saat bulan berada rendah di cakrawala. Setelah bulan naik lebih tinggi, warnanya akan kembali menjadi putih terang seperti biasanya.

Selain Bulan Stroberi, langit akhir Juni juga menyuguhkan sejumlah objek menarik lainnya. Pengamat dapat melihat bintang merah Antares di rasi Scorpius, serta Mars yang tampak berdekatan dengan gugusan bintang Pleiades (M45) menjelang fajar pada akhir Juni hingga awal Juli.

Sumber: Ruang angkasa.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Bulan Purnama Stroberi Muncul Akhir Juni, Begini Fenomena Astronominya
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us