Jakarta (ANTARA) – Menpora Erick Thohir mengatakan tidak ada pembangunan arena yang baru untuk PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga mengedepankan optimalisasi fasilitas yang tersedia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dia menjelaskan, pemerintah tidak akan membangun arena olahraga yang baru guna menggelar pertandingan pada November 2028.
“Yang paling penting adalah memastikan seluruh fasilitas yang tersedia benar-benar siap digunakan, kalau memang diperlukan perbaikan untuk venue yang sudah ada, nanti akan dihitung kebutuhan anggarannya,” kata Erick dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Rabu, seusai rapat koordinasi persiapan PON 2028 bersama Ketum KONI Marciano Norman, Jamdatun Narendra Jatna, serta perwakilan BPKP.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo agar penyelenggaraan PON tidak kembali meninggalkan fasilitas olahraga yang mangkrak atau tidak dimaksimalkan penggunaannya.
Erick menyatakan pemerintah akan mengutamakan pemanfaatan venue yang telah tersedia sekaligus melakukan verifikasi terhadap kesiapan setiap daerah, baik dari sisi infrastruktur maupun kemampuan pendanaan, sehingga penyelenggaraan berjalan efektif dan akuntabel.
Baca juga: Menpora pastikan PON 2028 digelar di tiga provinsi
Untuk itu, Kemenpora bersama KONI, Kejaksaan, dan BPKP segera membentuk tim koordinatif yang melibatkan untuk memetakan kebutuhan penyelenggaraan sebelum dilaporkan kepada Presiden.
Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penentuan kebutuhan anggaran, kesiapan arena, hingga dukungan pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaan PON berlangsung sukses secara penyelenggaraan maupun administrasi.
Erick optimistis seluruh persiapan dilakukan secara matang agar ajang olahraga nasional itu menjadi bagian dari pembinaan atlet menuju SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
“Dari Kemenpora tentu pemetaan cabang olahraganya mengedepankan 21 cabang olahraga prioritas sebagai bagian dari pembinaan prestasi nasional yang berkelanjutan,” ujar pria yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu.
Sementara itu Menpora Erick Thohir telah memastikan penyelenggaraan PON XXII/2028 akan digelar di Provinsi NTB dan NTT sebagai tuan rumah utama, sedangkan DKI Jakarta ditetapkan sebagai wilayah penunjang untuk penyelenggaraan sejumlah pertandingan.
Baca juga: Menpora sebut kompetisi berkualitas jadi fondasi timnas basket
Baca juga: Menpora sebut gelar juara AVC bukti pembinaan mulai berbuah
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.