1. News
  2. Sepakbola
  3. Ketua Viking Persib Club Sambut Positif Larangan Away Dicabut, Jadi Sarana Silaturahmi Antarsuporter

Ketua Viking Persib Club Sambut Positif Larangan Away Dicabut, Jadi Sarana Silaturahmi Antarsuporter

ketua-viking-persib-club-sambut-positif-larangan-away-dicabut,-jadi-sarana-silaturahmi-antarsuporter
Ketua Viking Persib Club Sambut Positif Larangan Away Dicabut, Jadi Sarana Silaturahmi Antarsuporter

Bola.com, Bandung – Ketua Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar, menyambut positif rencana ketua PSSI, Erick Thohir, yang akan mencabut larangan suporter away di BRI Super League 2026/2027.

Menurutnya, kehadiran suporter away bukan hanya sekadar untuk mendukung tim kebanggaannya di stadion, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan dengan suporter tuan rumah.

“Sangat menyambut baik ya kalau memang itu benar terjadi. Karena kan bagaimanapun away itu sarana silaturahmi untuk mendekatkan antar suporter sebenarnya,” kata Tobias saat dihubungi wartawan, Rabu (8/7/2026).

Potensi terjadinya bentrok antarsuporter, kata Tobias, sebenarnya bisa dicegah melalui langkah mitigasi. Koordinasi antara penyelenggara, keamanan, klub, dan suporter jadi kunci agar pertandingan berjalan aman.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Memahami Pertimbangan

Ia percaya pihak kepolisian memiliki pertimbangan dalam menentukan apakah suporter tim tamu bisa hadir di stadion atau tidak.

“Karena ada aparat keamanan, ada koordinasi awal sebelum pertandingan dan lain sebagainya, kan pasti aparat keamanan punya pertimbangan lah apakah suporter tersebut boleh datang atau tidak,” terangnya.

“Jadi sebenarnya sangat baik kalau dihapus, jadi tidak dipukul rata semua tidak boleh gitu. Tapi dikembalikan kepada hubungan antar kedua suporter dan dikembalikan kepada pertimbangan dari kepolisian,” tambah Tobias.

Tobias menilai selama ini larangan suporter yang diterapkan PSSI tidak berjalan efektif. Meski sudah ada regulasi larangan, suporter tamu tetap saja memaksakan datang ke stadion.

“Jadi buat apa bikin aturan tersebut kalau memang tidak efektif gitu. Jadi sudah benar sekali kalau memang mau dicabut. Tinggal bagaimana PSSI berkoordinasi atau PT LIB, PSSI, klub, suporter saling berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membuat skema away yang aman dan bisa aman buat semuanya,” ungkapnya.

Sejalan

Di samping itu, Tobias mengatakan bahwa rencana pencabutan larangan away sudah sejalan dengan kampanye Viking Persib Club, yakni no denda. Kampanye tersebut bertujuan untuk mengurangi potensi sanksi terhadap tim Persib musim depan.

“Cuma kan kalau ada larangan away bagaimanapun pasti ada denda saja, da Bobotoh mah enggak akan bisa dilarang ya untuk menonton Persib gitu,” jelas Tobias.

Dia melihat musim lalu, Persib dijatuhi denda sangat besar, baik itu di kompetisi domestik maupun Asia. Menurutnya, dana tersebut bisa dialihkan untuk meningkatkan fasilitas latihan tim.

“Kita melihat di musim lalu dendanya kan miliaran ya, sangat besar. Dan kita kan berharap Persib upgrade fasilitas latihan dan sebagainya. Kan mungkin salah satu penghambat dari Persib tidak segera membuat itu mungkin salah satunya keuangan yang mungkin masih harus bayar denda dan sebagainya,” ujarnya.

“Jadi kita coba ringankan jangan sampai ada denda, tujuan kita sebenarnya supaya Persib bisa lebih cepat mewujudkan fasilitas-fasilitas latihan yang lebih baik,”lanjutnya.

Patuhi Persyaratan

Mengenai syarat klub harus bertanggung jawab atas prilaku suporter jika larangan away dicabut, Tobias menegaskan bahwa hal tersebut memang sudah menjadi kewajiban klub. Klub sering memberikan himbauan atau edukasi kepada suporter sebelum laga dimulai.

“Sebenarnya memang tanpa harus ada dicabut atau enggak itu mah sudah melekat kepada klub bahwa perilaku suporter itu ada tanggung jawab juga dari klubnya. Tapi kan bentuk tanggung jawabnya berupa edukasi, berupa ya dan lain sebagainya kan sebenarnya mah udah ada aturannya,” ungkapnya.

“Kayak misalnya ketika suporternya berulah membuat kerusuhan kan memang ada aturannya, ada denda buat klub dan lain sebagainya yang memang itu ada. Jadi sebenarnya tidak ngaruh dengan apakah ada larangan away atau tidak gitu,” ucap Tobias.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Ketua Viking Persib Club Sambut Positif Larangan Away Dicabut, Jadi Sarana Silaturahmi Antarsuporter
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us