Chief Business & Commercial Officer Arema FC, Irma Prianti, menegaskan bahwa perkenalan jersey anyar menjadi bagian penting dari persiapan menyongsong kompetisi. Ia menempatkan seragam tersebut sebagai medium nilai dan identitas klub.
“Jersey bagi Arema FC bukan sekadar perlengkapan pertandingan. Jersey adalah representasi identitas, kebanggaan, sejarah, sekaligus semangat baru yang ingin kami bawa dalam menyambut musim kompetisi. Momentum Piala Presiden menjadi awal yang tepat untuk memperkenalkan wajah baru Arema FC kepada seluruh Aremania,” ujar Irma.
Arema FC memaknai peluncuran ini sebagai langkah strategis memperkuat jati diri tim di tengah transisi menuju musim baru. Klub menyatakan seluruh detail desain selaras dengan pesan yang ingin disampaikan kepada komunitas sepak bola Indonesia.
Untuk jersey kandang, Arema FC memilih biru navy sebagai identitas utama. Keputusan ini menjadi penghormatan terhadap jersey musim 2008 yang membekas di ingatan Aremania, sembari menghadirkan karakter yang lebih elegan dan berwibawa.
Irma menekankan kesinambungan tradisi warna biru dengan nuansa baru. “Kami tetap mempertahankan biru sebagai identitas utama Arema FC. Kali ini kami menghadirkannya dalam nuansa navy yang lebih kuat dan elegan. Filosofinya adalah bagaimana Arema FC terus tumbuh menjadi klub yang semakin matang tanpa pernah meninggalkan sejarahnya,” katanya.
Sementara itu, jersey tandang menggunakan putih tulang atau off white. Pilihan ini menjadi penyegaran dari identitas tandang yang selama ini identik dengan putih, dengan makna kesederhanaan, ketenangan, serta semangat sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan.