Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan An Se-young membawa modal 33 kemenangan beruntun menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menjuarai China Masters 2026 di Shenzhen, China, akhir pekan lalu.
Peringkat satu dunia itu mengalahkan wakil Jepang Tomoka Miyazaki dua gim langsung 21-17, 21-6 pada final, Minggu (6/9), sekaligus mengamankan gelar China Masters untuk ketiga kalinya secara beruntun.
“Saya sangat bangga dengan diri sendiri. Saya sangat senang dengan hasil ini,” kata An seperti dikutip laman Dewan Olimpiade Asia (OCA), Kamis.
An hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk mengatasi Miyazaki yang menempati peringkat sembilan dunia.
Pebulu tangkis 24 tahun itu juga tidak kehilangan satu gim dalam lima pertandingan sepanjang China Masters.
Gelar tersebut menjadi yang ketujuh bagi An pada musim ini dari delapan final yang telah dijalaninya sekaligus memperpanjang rentetan kemenangan menjadi 33 pertandingan.
Baca juga: An Se-young raih gelar juara dunia 2026 tanpa kehilangan gim
Menurut An, persaingan tunggal putri makin ketat dengan kemunculan sejumlah pemain yang dapat memberikan tekanan kepadanya.
“Ada banyak pemain yang terus berkembang dan memberikan tantangan. Saya rasa tidak ada pertandingan yang bisa dianggap mudah,” ujar juara Olimpiade Paris 2024 tersebut.
China Masters menjadi turnamen terakhir An sebelum tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya.
An juga datang ke Jepang dengan status juara dunia setelah meraih gelar keduanya pada Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, pada Agustus. Pada final, ia mengalahkan Akane Yamaguchi dari Jepang 21-17, 21-14.
Pada Asian Games Hangzhou, An meraih dua medali emas setelah membawa Korea Selatan menjuarai beregu putri dan kemudian menjadi kampiun tunggal putri.
An kini berupaya mempertahankan kedua gelar tersebut pada Aichi-Nagoya.
Pertandingan bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya dimulai dari nomor beregu pada 20 September, sedangkan persaingan nomor tunggal putri dimulai pada 25 September.
Baca juga: Wang Zhi Yi butuh 10 final untuk akhiri dominasi An Se-young
Baca juga: Ambisi sunyi An Se-young untuk menjadi tak terkalahkan
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.