Jakarta (ANTARA) – Dewan Tinju Dunia (WBC) menyebutkan Angel Raymond Morejon telah mengukuhkan kesempatan menjadi juara dunia setelah menjuarai kelas bridger (kelas di antara kelas penjelajah dan kelas berat) WBC Silver dengan mengalahkan Willy Kyakonye.
“Kemenangan atas Kyakonye membuat Morejon dengan mantap menempatkan dirinya di jajaran atas peringkat dunia WBC,” kata WBC dalam lamannya di Jakarta, Rabu.
Dalam pertarungan di Koninklijk Theater Carre, Amterdam, Belanda, yang dipenuhi oleh 1.500 penggemar, Morejon menunjukkan kemampuan berduel yang dibuka dengan drama dan intensitas sejak ronde pertama.
Setelah menerima pukulan rendah yang tidak disengaja dari Kyakonye, wasit bereaksi cepat, memberi Morejon waktu resmi yang dibutuhkan untuk pulih.
Petinju Kuba yang kini menetap dan mewakili Italia itu menunjukkan ketahanan yang mengesankan. Ia kembali beraksi dengan tekad dan hanya dengan 10 detik tersisa di ronde pembuka, melepaskan kombinasi kuat yang membuat Kyakonye terjatuh ke kanvas.
Baca juga: Aaron dan Pedro bentrok demi rebut sabuk juara WBC Silver
Meskipun petinju Afrika itu bangkit sebelum hitungan berakhir dengan terlihat kesakitan, ronde tersebut berakhir dengan skor telak untuk Morejon.
Morejon mempertahankan kendali penuh atas jalannya pertandingan di dalam ring, mendikte tempo dengan jangkauan dan presisi yang unggul untuk memenangkan ronde berikut.
Hasil akhirnya ditentukan pada ronde ketiga. Melancarkan serangan tanpa henti, Morejón kembali menjatuhkan Kyakonye dengan kombinasi pukulan yang tajam dan akurat.
Menyadari beratnya hukuman pada menit 1:08 ronde tersebut, kepala pelatih Kyakonye, Vincent Stikkolorum, segera melemparkan handuk untuk menghentikan pertarungan demi keselamatan petinju asuhannya.
Dengan kemenangan telak itu, Morejon memperpanjang rekor profesionalnya yang tak terkalahkan menjadi 13 kemenangan sekaligus membuka peluangnya untuk merebut gelar juara dunia kelas bridger WBC.
Sedangkan, Kyakonye, petinju kelahiran Uganda yang berbasis di Belanda, harus menerima kenyataan pahit kehilangan peluang merebut sabuk juara dan menodai rekornya sebelum ini, 14 kemenangan tanpa kalah.
Baca juga: WBC umumkan Ben Whittaker akan pertahankan sabuk juara di Birmingham
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.