1. News
  2. Bulutangkis
  3. Final Superliga Junior 2026 didominasi klub-klub Indonesia

Final Superliga Junior 2026 didominasi klub-klub Indonesia

final-superliga-junior-2026-didominasi-klub-klub-indonesia
Final Superliga Junior 2026 didominasi klub-klub Indonesia

Kudus (ANTARA) – Partai final Superliga Junior 2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, didominasi klub bulu tangkis Indonesia dari berbagai kelompok usia, di samping dua klub luar negeri dari Malaysia dan China Taipei.

“Persaingan tahun ini semakin ketat dengan kehadiran tim luar negeri di tiga kelompok usia, yakni U-15, U-17, dan U-19 putra maupun putri,” kata Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Superliga Junior 2026 Yuni Kartika di Kudus, Sabtu.

Menurut dia hadirnya tim luar negeri seperti C.Y Foundation Badminton China Taipei dan Bukit Jalil Sports School Malaysia yang melaju ke final menjadi bukti meningkatnya persaingan.

“Ini positif karena atlet Indonesia bisa menambah pengalaman menghadapi lawan yang lebih kuat,” kata Yuni.

Menurut dia, panitia berencana mengundang lebih banyak klub luar negeri dengan kualitas pemain yang lebih baik tahun mendatang sehingga atlet muda Indonesia dapat mengasah kemampuan teknik dan mental bertanding.

Pada laga semifinal hari ini di GOR PB Djarum Jati Kudus, Jawa Tengah, pada kelompok U-15 putri, tuan rumah PB Djarum memastikan tiket final setelah mengalahkan juara bertahan Exist Badminton Club dengan 3-0.

Mereka akan menghadapi Bukit Jalil Sports School Malaysia untuk memperebutkan Piala Maria Kristin Yulianti.

Baca juga: Yuni sebut persaingan kategori U13 di Superliga Junior sangat merata

Kejutan terjadi pada U-15 putra setelah PB Mutiara Cardinal Bandung menyingkirkan tuan rumah dengan skor 3-1. Di final, mereka akan berhadapan dengan PB Jaya Raya Jakarta yang mengalahkan PB Champion Klaten.

Pada kelompok U-13 putri, PB Jaya Raya Satria akan menghadapi PB Taqi Arena. Jaya Raya Satria melaju ke final setelah mengalahkan PB Jaya Raya Solo 3-0, sedangkan Taqi Arena menyingkirkan PB Champion Jepara dengan skor serupa.

Adapun final U-13 putra mempertemukan PB Jaya Raya Solo dengan PB Jaya Raya Satria. Kedua tim sama-sama memastikan tiket final setelah menang 3-0 pada babak semifinal.

Pemain PB Djarum Mikha Ribka Kasalang optimistis merebut Piala Maria Kristin Yulianti untuk pertama kalinya. Meski demikian, dia mengingatkan rekan-rekannya agar mewaspadai Malaysia.

“Kami harus siap mengerahkan kemampuan terbaik karena Bukit Jalil memiliki banyak pemain bagus dan tidak mudah dikalahkan,” ujarnya.

Hasil laga semifinal hari ini (7/11), 16 klub lolos ke final.

Dua klub di antaranya adalah C.Y Foundation Badminton China Taipei di kelas U-19 dan Bukit Jalil Sports School Malaysia dalam kelas U-15 putri. Selebihnya, baik U-13, U-15, U-17, dan U-19, idominasi klub tanah air.

Baca juga: Sistem skor 3×15 ubah pola main pebulu tangkis muda

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Final Superliga Junior 2026 didominasi klub-klub Indonesia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us