
Sebanyak sembilan peziarah asal embarkasi Makassar dilaporkan meninggal dunia hingga 23 Mei 2026. Delapan orang di antaranya wafat di Arab Saudi, sementara satu orang meninggal di tanah air. Data ini tercantum dalam laporan resmi yang diperbaharui pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Kepala Subbagian Humas dan Koordinator Media Centre Haji PPIH Embarkasi Makassar, Mawardi Siradj, membagikan data tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau kondisi jemaah dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan penanganan jenazah sesuai prosedur.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah. Seluruh proses pemulasaran dan pemakaman telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik di Arab Saudi maupun di tanah air,” ujar Mawardi Siradj, Minggu (24/5).
Delapan jemaah yang wafat di Arab Saudi tersebar di wilayah Mekah dan Madinah. Mereka meninggal akibat berbagai penyebab, antara lain respons inflamasi sistemik, infark miokard akut, sindrom gangguan pernapasan akut pada dewasa, syok kardiogenik, hingga syok septik.
Mereka yang wafat yaitu Nursidah Sirang Sijara (59 tahun, Kabupaten Gowa), 26 April 2026 di Al Hakim Hospital, sebab Systemic Inflammatory Response. Lalu Titotou Umar (67 tahun, Ternate, Maluku Utara) pada 8 Mei 2026 di Golden Ergowan Hotel Madinah, sebab Acute Myocardial Infarction.
Kemudian Caming Sade Sakka (74 tahun, Kab. Bone) pada 18 Mei 2026 di Moovusat Hospital, sebab Adult Respiratory Distress Syndrome. Pinta Latif Abd Latif (51 tahun, Kab. Pinrang), pada 19 Mei 2026 di Masjidil Haram, sebab Cardiogenic Shock.
Jemaah bernama Manah Pangewa (85 tahun, Kab. Wajo), meninggal pada 19 Mei 2026 di Koni Makkah, sebab Septic Shock. Darmina SEKKI KULASSE (48 tahun, Kab. Soppeng) meninggal 21 Mei 2026 di King Faizal Hospital, sebab Cardiogenic Shock.
Lau Badz Mapbereng (66 tahun, Kab. Wajo), 21 Mei 2026 di King Faizal Hospital, sebab Cardiogenic Shock. Dan SR Nasifa Curium (65 tahun, Kota Ambon, Maluku), pada 22 Mei 2026 di Koni Makkah.
Sementara satu jemaah wafat di tanah air (Indonesia) atas nama Syamsuddin Puang Launang (56 tahun, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat). Yang bersangkutan meninggal pada 6 Mei 2026 di RSUD Wahidin Sudirohusodo karena Cardiac Arrest.
Mawardi menambahkan bahwa seluruh jenazah jemaah yang wafat di Arab Saudi telah dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi’ (Baal Madah) dan Syara’i Sulhada Al Haram.
“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah untuk terus menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan petugas, terutama mengingat cuaca ekstrem di Arab Saudi,” pungkasnya.
PPIH Embarkasi Makassar terus mengupdate data dan memastikan keluarga jemaah di tanah air mendapatkan informasi secara transparan dan cepat. (H-2)