1. News
  2. Mojok
  3. Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan

tentrem-mall-semarang,-mal-mewah-yang-tetap-ramah-untuk-semua-kalangan
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan

Tentrem Mall Semarang saya rasa lebih cocok disebut sebagai ruang tamu hotel daripada pusat perbelanjaan. Di tempat lain, pusat perbelanjaan sama artinya dengan tempat buang-buang. Mulai dari berburu diskonan, jajan makanan viral, sampai beli barang lucu yang sebenarnya nirfaedah.

Kondisi tersebut akan sulit kalian temui di Tentrem Mall. Mal yang jaraknya cuma selemparan baru dari Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang ini punya pasar sendiri, tidak untuk semua orang. Jangankan buang-buang uang, bisa jadi duit yang kalian bawa tidak sanggup membeli satu item dari tempat ini.

Tentrem Mall Semarang semacam lobi raksasa untuk hotel bintang lima di sebelahnya

Sebenarnya, nggak perlu heran kalau vibes mal ini terasa jauh beda dari pusat perbelanjaan lain di Semarang. Sejak awal, Tentrem Mal memang nggak didesain untuk jadi destinasi belanja. Tapi, sebagai perpanjangan kemewahan Hotel Tentrem yang lokasinya menempel persis di sisi mal.

Bisa dibilang, mall ini hanyalah pelengkap fasilitas hotel berbintang yang disulap menjadi area publik. Jadi, kalau sesekali merasa tempat ini lebih mirip lobi hotel raksasa ketimbang pusat perbelanjaan, memang itulah maksud aslinya.

Pengunjung umum sejatinya hanya menumpang menikmati kemegahan bangunan yang memang dikonsep untuk memanjakan para tamu hotel sebagai pelanggan utama.

Buktinya, daripada dipadati deretan gerai fashion, Tentrem Mall lebih banyak tenant makanan dan hiburan yang mengisi setiap sudut. Secara nggak langsung, ini menjadi sinyal kuat bahwa mal tersebut lebih berfungsi sebagai tempat mengisi perut dan menghabiskan waktu luang. Entah itu menonton film atau bermain di playground. Yang pasti, bukan tempat yang tepat untuk berburu promo diskon akhir bulan.

Tentrem Mall hanya menjual barang-barang esensial dan premium bagi mereka yang transit di Semarang

Walau nggak ramai, tenant yang mengisi setiap sudut Tentrem Mal jelas bukan merek sembarangan. Produk yang dijajakan sangat terkurasi. Misalnya, Toko Buku PeriplusO.W.L, Farmers Market, hingga Geisha Emas. Sayangnya, deretan toko ini memang kurang ramah bagi dompet yang sedang menghitung sisa saldo akhir bulan.

Jadi, kalau niatnya datang ke sini hanya untuk berburu barang kebutuhan sehari-hari yang terjangkau, bersiaplah untuk menelan ludah. Nominal yang terpampang di setiap barang seolah menjadi penyaring alami, menyesuaikan dengan target pasar utama, yakni tamu menginap hotel yang menaungi mall ini. Fenomena seleksi alam ini pun jadi pengingat yang cukup ampuh bahwa belanja di tempat ini bukanlah sebuah agenda rutin setiap akhir pekan.

Fasilitas publik di tengah eksklusivitas

Meski sepintas tampak seperti mall mewah yang dibangun karena iseng, Tentrem Mall ternyata punya peran yang cukup berarti bagi warga Semarang. Tengok saja saat pandemi lalu. Salah satu sudutnya disulap menjadi sentra vaksinasi massal yang sangat membantu.

Bahkan, sekarang, layanan perpanjangan paspor pun tersedia di sini. Lokasinya berada di lower ground, tepat di samping area food court. Penempatan ini seolah menegaskan bahwa di balik kesan eksklusif dan angkuh yang terpancar dari arsitekturnya, mal ini tetap menaruh ruang terbuka bagi masyarakat luas untuk mengakses layanan publik dengan nyaman.

Dari bazar barang bekas sampai acara olahraga, mal ini serba bisa

Berbeda dengan mal pada umumnya yang isinya cuma deretan toko, di sini pengunjung lebih sering disuguhi berbagai acara seru yang nggak biasa. Mulai dari bazar hematevent tematik, pameran kuliner, sampai kegiatan olahraga di area atrium. Bahkan, di salah satu lantainya, ada pusat edukasi beragam keterampilan bagi anak-anak.

Tentrem Mall seolah sadar betul kalau ruang seluas itu sayang sekali jika hanya dipakai untuk lalu-lalang saja. Mal ini justru lebih berfungsi sebagai venue untuk berbagai kegiatan kolektif. Bagi pihak pengelola, menciptakan interaksi antarmanusia di dalam ruang estetik terasa jauh lebih berharga dibanding sekadar transaksi jual beli barang.

Kehadiran pusat perbelanjaan unik seperti Tentrem Mall Semarang di tengah kota bukan sekadar tentang seberapa banyak nominal rupiah. Sebaliknya, mal tersebut bisa jadi pengingat masyarakat bahwa kemewahan itu spektrumnya luas. Bukan hanya dalam bentuk barang berlabel harga fantastis, nyatanya kemewahan bisa berupa bentuk kenyamanan ruang yang bisa dinikmati bersama tanpa lirikan ketus pramuniaga.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2026 oleh

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us