
DINAS Pendidikan Jawa Timur menerapkan sistem antrian sekitar 200 peserta per hari untuk memberikan rasa aman dan tidak panik bagi calon siswa saat pengambilan Personal Identification Number (PIN) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
“Kita tidak ingin kepanikan antri pengambilan PIN terjadi lagi karena waktunya cukup panjang, mulai 28 Mei sampai 9 Juni 2026,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, Senin (1/6).Selama proses SPMB, seluruh sekolah sudah diarahkan untuk memberikan layanan yang informatif, ramah, dan optimal selama pengambilan PIN hingga pendaftaran SPMB.
Menurutnya, saat ini masyarakat tidak perlu datang terlalu awal ke sekolah untuk mengantre, karena sekolah sudah mengatur sistem pelayanan harian yang lebih baik agar verifikasi berjalan tertib dan nyaman.
Petugas di bagian depan sekolah juga sudah disiagakan untuk memberikan informasi terkait persyaratan dan kelengkapan dokumen yang harus dibawa, sehingga peserta yang dokumennya belum lengkap tidak terlanjur mengantri panjang.
“Di depan sudah diberikan informasi apa saja yang harus disiapkan dan kelengkapannya juga bisa dilihat di website, semuanya akan dilayani terkait SPBM,” katanya.
Pelayanan pengambilan PIN SPMB 2026 berlangsung selama tujuh hari kerja mulai pukul 07.00 – 16.00 WIB. Sekolah juga membuka layanan bantuan unggah dokumen bagi masyarakat yang mengalami kendala.
“Saya sudah minta sekolah membantu masyarakat yang tidak membawa kelengkapan data-data,” ujarnya.
Selain melayani informasi umum mulai tahap persiapan hingga daftar ulang, posko layanan SPMB juga menerima aduan masyarakat dan membantu penyelesaian kendala selama pengambilan PIN maupun pendaftaran.
Adapun sejumlah kendala yang masih ditemukan di antaranya proses entry nilai rapor oleh kepala SMP/MTs sederajat, kesalahan penginputan nilai, hingga kurang telitinya murid saat melakukan verifikasi nilai rapor.
Dindik Jatim mengimbau murid dan orang tua memahami petunjuk teknis SPMB serta menyiapkan dokumen sesuai jadwal antrian yang telah ditentukan.(H-2)