Namanya Faisal. Saudara saya ini sempat berhenti dari profesi ojek online di Jogja yang sudah dia tekuni sejak pertengahan 2020. Karena sebuah masalah, dia harus “berbagi” motor dengan adiknya yang juga bekerja. Jadi, saudara saya sempat menganggur selama beberapa bulan, sebelum akhirnya mengaspal lagi bersama Yamaha Gear Ultima 125.
Faisal, yang terpaut 3 tahun dari saya, sempat berhenti kuliah selama beberapa semester. Soal biaya sudah pasti menjadi alasannya. Namun, di sisi lain, dia juga merasa cukup dengan bangku kuliah. Sudah sejak beberapa tahun sebelum 2020, dia memutuskan untuk bekerja. Dia ingin segera meringankan beban ekonomi keluarganya.
Sebagai anak muda yang hanya menyimpan ijazah SMA, pilihan Faisal tidak banyak. Well, pilihan yang saya maksud adalah “bekerja kantoran” di mana fresh graduate S1 selalu lebih diinginkan. Padahal, meski hanya lulusan SMA, seseorang tidak lantas lebih kalah dalam soal kedisiplinan dan etos kerja.
Saya juga tahu dia beberapa kali mendaftar sebagaiu buruh di beberapa pabrik di Jogja. Hasil tes Faisal tidak mengecewakan.
Namun, dia selalu kalah oleh mereka, fresh graduate, yang mengantongi ijazah S1. Oleh sebab itu, selama beberapa saat, Faisal menghabiskan waktunya menjadi sopir dadakan. Saat itu, dia menggunakan motor matik yang dianggap tua. Sebelumnya menggunakan Yamaha Gear Ultima 125 bernomor tahun 2025.
Rekomendasi: Yamaha Gear Ultima 125
Setelah dua tahun menekuni profesi ojek online, Faisal harus berhenti. Well, nggak sepenuhnya berhenti. Tapi, dia nggak bisa “narik” setiap saat karena harus gantian dengan adiknya yang mulai bekerja. Karena hanya ada satu kendaraan, mereka harus gantian.
Nah, tahun lalu, kakek kami mendapat sedikit rezeki dari menjual sebidang tanah di Jogja bagian timur. Kami semua kecipratan rezeki itu, termasuk Faisal, yang menggunakan sebagian uang tersebut untuk DP Yamaha Gear Ultima 125.
Saya dan keluarga besar sendiri adalah pengguna motor pabrikan dengan logo sayap. Jadi, ketika Faisal meminta rekomendasi, tentu kami memberi arahan seperti biasanya. Namun, pada akhirnya, Faisal memilih pabrikan dengan logo garpu talayaitu Yamaha.
Kami awalnya rada heran juga, tapi Faisal mendapat rekomendasi motor yang ternyata cocok dengan dirinya. Dan setelah sekitar satu tahun pemakaian, dia mengaku tidak menyesali keputusan ini.
Yamaha Gear Ultima 125 sahabat pejuang jalanan
Setelah membeli Yamaha Gear Ultima 125, Faisal tidak lagi menjadi ojek online. Dia mendapat tawaran untuk masuk menjadi kurir sebuah ekspedisi di Jogja. Faisal menerima tawaran ini karena menurutnya, jam kerja kurir lebih bisa dia atur.
Selain itu, Faisal mengaku nyaman setelah menggunakan Yamaha Gear Ultima 125 selama kurang lebih satu tahun. Dia mendapat rekomendasi untuk membeli Gear dari teman kami, seorang montir langganan.
Setelah lama berada di atas jok Gear, Faisal mengakui bahwa motor ini memang sangat membantu orang yang lama di atas aspal. Mulai dari fisik hingga jeroannya, Yamaha Gear Ultima 125 ternyata senyaman itu.
Motor Yamaha itu (ternyata) irit bensin
Banyak orang masih menyimpan mitos lama. Bahwa motor Yamaha itu lebih boros ketimbang merek lain. Namun, zaman sudah berubah masak kamu masih menyimpan mitos usang tersebut.
Untuk Yamaha Gear Ultima 125, Faisal menjelaskan bahwa irit bensin itu ternyata sebuah kenyataan. Jadi, motor ini sudah punya teknologi Blue Core. Teknologi yang mengatur agar proses pembakaran bensin di dalam ruang mesin terjadi secara optimal, sekaligus menjaga suhu mesin tetap stabil.
Ibaratnya seperti metabolisme tubuh manusia. Ada orang yang makan banyak tapi gampang lemas, ada yang makan secukupnya tapi tenaganya konstan seharian. Mesin Blue Core Yamaha Gear Ultima 125 ini tipe kedua.
Teknologi ini bisa menghemat tetesan bensin, tapi nggak mengurangi tenaga mesin. Intinya sih gitu.
Starter yang terdengar enak di telinga
Matik generasi bapuk itu kalau kamu nyalakan, banyak yang berisik banget. Mirip kayak suara petasan banting. Katanya, itu adalah suara dinamo starter konvensional yang sedang beradu keras dengan gir mesin.
Faisal sendiri awalnya menduga kalau suara itu bakal kejadian juga di Yamaha Gear Ultima 125. Tapi, setelah hampir 50 kali berhenti di pagar rumah konsumen, suara kasar itu nggak pernah mampir di telinganya. Nama teknologi yang membuatnya jadi enak di telinga adalah Smart Motor Generator (SMG).
Intinya, saat kamu menekan tombol starter, mesin langsung menyala dengan suara halus. Selain bikin telinga nyaman, sistem ini juga membuat aki motor jadi lebih awet karena beban listrik saat menyalakan mesin terbagi dengan lebih efisien.
Tercipta untuk jadi angkutan
Sebelum membeli Yamaha Gear Ultima 125, Faisal mengamati betul eksterior motor ini. Dia butuh motor yang nyaman menjadi partner kurir.
Yang saya sendiri sukai dari Yamaha Gear Ultima 125 adalah desain konsep utility alias siap pakai buat apa aja. Ada tiga hal di area eksterior yang menurut saya sangat memanjakan orang yang lama di jalan dan kudu bawa banyak barang.
Misalnya, gantungan barang ganda atau double hook. Jarang ada motor yang menyediakan dua gantungan barang sekaligus di area depan.
Ini sangat berguna untuk membawa paket-paket kecil dalam sebuah kantong. Atau bawa barang belanjaan tanpa mengganggu ruang kaki.
Selain itu, buat kurir, dek kaki Yamaha Gear Ultima 125 juga cukupan. Cukup untuk menaruh paket, bawa galon., atau mungkin kardus ukuran
Menariknya, di samping dek ada tambahan pijakan kaki khusus anak kecil. Tapi buat Faisal, pijakan ini sering dia pakai sebagai penahan beban paket besar agar tidak gampang bergeser.
Dan seperti motor modern pada umumnya, Yamaha Gear Ultima 125 sudah punya Electric Power Socket. Jadi, Faisal bisa fleksibel ngecas hape yang dia pakai untuk memeriksa GPS. Meski dia mengaku jarang memakainya, sih.
Jadi, setelah satu tahun pantat Faisal berjuang di atas Yamaha Gear Ultima 125, dia bisa mengambil kesimpulan. Bahwa Yamaha kayak sengaja bikin motor yang cocok untuk kurirsih.
Motor ini tetap stabil meski menggendong beban barang, melewati gang sempit, stop-and-go ratusan kali sehari. Dan untuk orang dengan bodi mungil seperti Faisal, motor ini nggak galak banget, tapi tetap responsif.
Oya, satu lagi. Bagi Faisal, satu hal yang membuatnya bersyukur adalah Yamaha Gear Ultima 125 adalah motor yang awet dan nggak rewel. Khususnya setelah satu tahun pemakaian.
Penulis: Yamadipati Seno
Redaktur: Yamadipati Seno
BACA JUGA Gear Ultima Wujud Kebohongan Yamaha, Katanya Bikin Motor Matik Ternyata Bikin Tank
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.
Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2026 oleh